Pemda Masih Multitafsir dalam Aturan Swalayan, Aprindo: Jangan Asal Tutup!

Rabu, 28 Juli 2021 - 10:28 WIB
loading...
Pemda Masih Multitafsir...
Ilustrasi Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) , Roy N Mandey meminta pemerintah daerah (Pemda) lebih cermat dalam menegakan aturan di pusat perbelanjaan agar tidak multitafsir dalam menerapkan kebijakan di sektor ritel seperti penutupan swalayan yang menjual barang kebutuhan pokok.

"Kondisinya agar tidak ada multitafsir di masa perpanjangan PPKM ini khususnya bagi beberapa bupati dan walikota yang langsung memutuskan penutupan pada swalayan. Ini kan multitafsir, pemerintah pusat tidak menyuruh untuk tutup karena kita harus menyediakan kebutuhan pokok," kata Roy saat dihubungi MNC News Portal Indonesia, Rabu (28/7/2021).

Baca juga: Ngeri! Aprindo Ramalkan Dalam 6 Bulan Akan Banyak Ritel Modern Tumbang

Menurut dia, terdapat beberapa daerah di Indonesia yang swalayannya ditutup, bahkan ada yang dilakukan tekanan, tidak mengajak komunikasi dan observasi asosiasi setempat.

"Kami tidak diajak bicara, bagaimana mau memenuhi kebutuhan sehari-hari kalau tutup? Kondisinya sangat prihatin kan, kita perangi Covid-nya bukan perangi retailnya atau pelaku usahanya, bukan malnya. Jangan asal tutup aja," cetusnya.

Baca juga: Mampukah Vaksin COVID-19 yang Ada Sekarang Melawan Varian Delta Plus?

Hal tersebut menurut dia disebabkan kebijakan pemerintah daerah yang multitafsir dengan berbagai macam alasan seperti tekanan politik dan mengakibatkan banyak regulasi yang tidak sesuai diterapkan di daerah.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rayakan 185 Tahun Bangun...
Rayakan 185 Tahun Bangun 17.000 Toko! Watsons Hadirkan Apresiasi dan Promo Spesial
Dorong Perkembangan...
Dorong Perkembangan Retail Herbal Digital dengan Sistem Modern
Makeover Massal, 7-Eleven...
Makeover Massal, 7-Eleven Resmi Tutup 600 Toko Tahun Ini
3 Investor Baru IKN...
3 Investor Baru IKN Siap Tanam Investasi, Bangun Mal hingga Fasilitas Olahraga
Pappajack Soft Opening,...
Pappajack Soft Opening, Momentum DADA Perkuat Portofolio Properti Komersial
Kepri Mall Bertransformasi...
Kepri Mall Bertransformasi Jadi K SQUARE, Hadirkan Konsep Lifestyle Baru di Jantung Kota Batam
Libur Panjang Dongkrak...
Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Mal, APPBI Optimistis Sektor Ritel Tetap Bergairah
Iduladha, The Park Pejaten...
Iduladha, The Park Pejaten Bagikan Hewan Kurban bagi Masyarakat Sekitar
Minimarket, Warung,...
Minimarket, Warung, dan Emosi yang Perlu Didisiplinkan
Rekomendasi
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
Babak Baru Ijazah Jokowi,...
Babak Baru Ijazah Jokowi, Kala Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Segera Disidang?
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
Berita Terkini
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved