Varian Virus Baru Muncul, Rupiah Ditutup Menguat Tipis Lawan Dolar AS
Rabu, 28 Juli 2021 - 18:59 WIB
loading...
A
A
A
Lanjutnya, perpanjangan ini mengacu pada berbagai aspek yang sampai saat ini belum ada indikasi menurunnya kasus Covid-19. Terlebih hingga saat ini jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi baru 21,5 persen dari keseluruhan penduduk 271.349.889 orang.
“Ini menandakan masyarakat masih enggan untuk melakukan vaksinasi terutama di luar JABODETABEK,” ucapnya.
Baca Juga: Perkasa di Awal, Akhirnya IHSG Loyo di Akhir dengan Penurunan 8 Poin
Disamping itu, WHO memprediksi pandemi Covid-19 setidaknya akan berakhir pada pertengahan 2022 mendatang. Proyeksi ini dipicu oleh rendahnya angka vaksinasi di seluruh dunia.
Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.460-Rp14.520 per USD.
“Ini menandakan masyarakat masih enggan untuk melakukan vaksinasi terutama di luar JABODETABEK,” ucapnya.
Baca Juga: Perkasa di Awal, Akhirnya IHSG Loyo di Akhir dengan Penurunan 8 Poin
Disamping itu, WHO memprediksi pandemi Covid-19 setidaknya akan berakhir pada pertengahan 2022 mendatang. Proyeksi ini dipicu oleh rendahnya angka vaksinasi di seluruh dunia.
Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.460-Rp14.520 per USD.
(akr)
Lihat Juga :