IPO GoTo Kembali Menyeruak! Semoga Kali Ini Bukan Angin Surga
Rabu, 28 Juli 2021 - 20:14 WIB
loading...
A
A
A
Nyoman menambahkan, dari tiga perusahaan tersebut, pihaknya baru bisa mempublikasikan satu startup unicorn, Bukalapak yang telah secara resmi mendaftarkan IPO di BEI. Bahkan menurutnya, market cap perusahaan tersebut bernilai lebih tinggi dibanding Bukalapak di kisaran Rp77,3 triliun sampai Rp87,6 triliun dengan harga penawaran IPO antara Rp750 sampai Rp850 per saham.
"Jadi, kalau dari total nanti akan masuk tiga, mungkin Bukalapak sudah masuk satu. Satu lagi kemungkinan akan proposalnya masuk ke kita sudah bergabung jadi satu yang lebih giant lagi. Berapa besarnya? Saya belum bisa menyampaikan karena proposal atau data atau submition document belum dilakukan," ucapnya.
Baca juga:Korps Marinir Gelar Vaksinasi untuk Keluarga Besar TNI AL dan Masyarakat
Dia menyebut, dengan masuknya startup unicorn ke bursa akan memperkuat posisi BEI MSCI Index. Menurutnya MSCI Index akan banyak memperhitungkan bisnis model yang menggunakan teknologi.
"Jadi, kalau nanti Bukalapak masuk tentunya mereka punya hitungan sendiri. Ini salah satu yang akan jadi pertimbangan mereka untuk menilai atau menghitung bobot kita di sana," tuturnya.
"Jadi, kalau dari total nanti akan masuk tiga, mungkin Bukalapak sudah masuk satu. Satu lagi kemungkinan akan proposalnya masuk ke kita sudah bergabung jadi satu yang lebih giant lagi. Berapa besarnya? Saya belum bisa menyampaikan karena proposal atau data atau submition document belum dilakukan," ucapnya.
Baca juga:Korps Marinir Gelar Vaksinasi untuk Keluarga Besar TNI AL dan Masyarakat
Dia menyebut, dengan masuknya startup unicorn ke bursa akan memperkuat posisi BEI MSCI Index. Menurutnya MSCI Index akan banyak memperhitungkan bisnis model yang menggunakan teknologi.
"Jadi, kalau nanti Bukalapak masuk tentunya mereka punya hitungan sendiri. Ini salah satu yang akan jadi pertimbangan mereka untuk menilai atau menghitung bobot kita di sana," tuturnya.
(uka)
Lihat Juga :