Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional Le Minerale Terus Mengedukasi Konsumen
Rabu, 28 Juli 2021 - 20:53 WIB
loading...
A
A
A
"Melalui program Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional Le Minerale, kami berjuang untuk meningkatkan collection rate dan recycling rate tumbuh di atas 20%. Le Minerale akan terus mengedukasi konsumen untuk dapat memilah sampah, mengenalkan konsep ekonomi sirkular dan juga bermitra dengan siapapun yang mau bersama-sama mengelola sampah," kata Ronald seraya menambahkan saat ini Le Minerale terus menjajaki cara terbaik untuk mencapai sinergi optimal pengelolaan sampah plastik mulai dari pengumpulan hingga pemrosesannya.
Kerja sama multi stakeholder merupakan komitmen bersama untuk meningkatkan dan menggalakkan kegiatan sirkular ekonomi sebagai salah satu cara mengatasi sampah. Kerja sama ini juga mencakup kegiatan mengedukasi dan mendukung waste management di rumah dan lingkungan masyarakat.
Baca Juga: Ekonomi Sirkular, Solusi Tepat Atasi Masalah Sampah Plastik!
Sebagai negara yang luas dan jumlah penduduk yang besar, permasalahan sampah harus disesuaikan dengan tantangan di setiap daerah. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Indonesia menghasilkan lebih dari 60 juta ton sampah setiap tahunnya.
Setengahnya merupakan sampah organik rumah tangga dan sekitar 20% lainnya adalah sampah plastik. Dengan jumlah sampah plastik tersebut, Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) melihat Indonesia punya potensi bahan baku untuk pengelolaan limbah plastik.
Kerja sama multi stakeholder merupakan komitmen bersama untuk meningkatkan dan menggalakkan kegiatan sirkular ekonomi sebagai salah satu cara mengatasi sampah. Kerja sama ini juga mencakup kegiatan mengedukasi dan mendukung waste management di rumah dan lingkungan masyarakat.
Baca Juga: Ekonomi Sirkular, Solusi Tepat Atasi Masalah Sampah Plastik!
Sebagai negara yang luas dan jumlah penduduk yang besar, permasalahan sampah harus disesuaikan dengan tantangan di setiap daerah. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Indonesia menghasilkan lebih dari 60 juta ton sampah setiap tahunnya.
Setengahnya merupakan sampah organik rumah tangga dan sekitar 20% lainnya adalah sampah plastik. Dengan jumlah sampah plastik tersebut, Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) melihat Indonesia punya potensi bahan baku untuk pengelolaan limbah plastik.
Lihat Juga :