Bangun PLTS 1,34 MW di Kilang Cilacap, Pertamina Perluas Bisnis Energi Terbarukan

loading...
Bangun PLTS 1,34 MW di Kilang Cilacap, Pertamina Perluas Bisnis Energi Terbarukan
PT Pertamina (Persero) terus meningkatkan komitmennya dalam mendorong perluasan program Energi Baru Terbarukan (EBT) di dalam bisnisnya. Foto/Dok
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) terus meningkatkan komitmennya dalam mendorong perluasan program Energi Baru Terbarukan (EBT) di dalam bisnisnya. Hal ini sejalan dengan tren transisi energi dunia sekaligus tuntutan akan Carbon Credit dan implementasi ESG, environmental (lingkungan), social (sosial), dan tata kelola yang baik (good governance).

Melalui subholding Power and New & Renewable Energi (PNRE), Pertamina tengah membangun fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya ( PLTS ) di Kilang Pertamina Cilacap , Jawa Tengah. Jaringan PLTS ini mencakup fasilitas pendukung Kilang Cilacap lainnya dengan total kapasitas mencapai 1,34 Mega Watt (MW).

Baca Juga: PLTS Atap Semakin Diminati Masyarakat dan Industri, Pemangku Kepentingan Harus Support

Pjs. SVP Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Fajriyah Usman mengatakan, keseluruhan nilai proyek PLTS Kilang Cilacap ini sebesar USD1,3 juta yang mencakup fasilitas pendukung kilang Cilacap yang juga akan dibangun di area Rumah Sakit Pertamina Cilacap (RSPC), Gelanggang Olah Raga Kilang Cilacap serta kawasan perumahan di Katilayu dan di Gunung Simping.



"Kapasitas power yang sedang dibangun ini akan mengurangi sekitar 13,5% energi dari penggunaan daya listrik existing yakni bahan bakar fosil yang selama ini digunakan," kata Fajriyah.

Fajriyah menjelaskan, proyek ini telah menyerap tenaga kerja lokal sekitar 67% dari total kebutuhan. Secara kumulatif penyerapan TKDN pada proyek ini mencapai 46,1%, belum termasuk untuk pengadaan battery atau storage system.

"Kita berharap kehadiran PLTS di Kilang Cilacap ini akan menambah kesadaran dan kepedulian masyarakat sekitar area Kilang Cilacap terhadap energi bersih juga semakin meningkat," tegas Fajriyah.

Sambung Fajriah menambahkan, prioritas saat ini adalah implementasi EBT seluas-luasnya di wilayah kerja Pertamina, termasuk Kilang Cilacap. Namun ke depan, apabila PLTS ini telah beroperasi dan ada respons positif dari masyarakat sekitar yang berminat untuk ikut serta menggunakan PLTS di rumah masing-masing, tidak tertutup kemungkinan PNRE akan dapat berkontribusi dengan skema B2B.

Baca Juga: PLTS Sei Mangkei 2 MW Ditargetkan Operasional Tahun Ini
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top