Digitalisasi UMKM Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pasca Covid-19
Kamis, 29 Juli 2021 - 04:33 WIB
loading...
A
A
A
“Sayangnya, rantai pasokan yang menghubungkan jutaan pengecer ini ke prinsipal dan distributor sangat terfragmentasi sehingga menimbulkan banyak masalah bagi pengecer,”jelasnya.
Menurut Adrian, terdapat dua hambatan utama bagi UMKM untuk mendapatkan pembiayaan. Pertama, UMKM umumnya tidak dianggap layak kredit oleh bank karena mereka biasanya tidak memiliki aset yang dapat digunakan untuk agunan.
Kedua, cabang bank sangat terbatas di kota-kota tier-2 dan tier-3 yang mempersulit UMKM bahkan untuk mengajukan pembiayaan.
“Indonesia telah melihat banyak pemain FinTech mencoba mengatasi masalah ini. Namun, bahkan dengan pemberi pinjaman teknologi finansial, ada sedikit informasi untuk memahami kesehatan keuangan calon peminjam. Alhasil, data OJK pada 2020 menunjukkan, perusahaan fintech lending hanya mengucurkan total USD5,0 miliar pada 2020. Jumlah ini masih jauh dari mengatasi gap pembiayaan,” papar Adrian.
Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM, UMKM adalah mesin pertumbuhan bagi perekonomian Indonesia. Terdapat lebih dari 60 juta UMKM terdaftar, dan menyumbang sekitar 61% dari PDB negara.
Menurut Adrian, terdapat dua hambatan utama bagi UMKM untuk mendapatkan pembiayaan. Pertama, UMKM umumnya tidak dianggap layak kredit oleh bank karena mereka biasanya tidak memiliki aset yang dapat digunakan untuk agunan.
Kedua, cabang bank sangat terbatas di kota-kota tier-2 dan tier-3 yang mempersulit UMKM bahkan untuk mengajukan pembiayaan.
“Indonesia telah melihat banyak pemain FinTech mencoba mengatasi masalah ini. Namun, bahkan dengan pemberi pinjaman teknologi finansial, ada sedikit informasi untuk memahami kesehatan keuangan calon peminjam. Alhasil, data OJK pada 2020 menunjukkan, perusahaan fintech lending hanya mengucurkan total USD5,0 miliar pada 2020. Jumlah ini masih jauh dari mengatasi gap pembiayaan,” papar Adrian.
Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM, UMKM adalah mesin pertumbuhan bagi perekonomian Indonesia. Terdapat lebih dari 60 juta UMKM terdaftar, dan menyumbang sekitar 61% dari PDB negara.
Lihat Juga :