90% Masih Impor, Erick Thohir Minta BUMN Genjot Produksi Obat Terapi Covid-19
Kamis, 29 Juli 2021 - 18:51 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, obat-obatan sudah disiapkan hingga 31 Juli tahun ini berupa Azitromisin sebanyak 980.000, Zinc sebanyak 1,2 juta, Paracetamol 2,3 juta, vitamin C 7,6 juta, vitamin D 1,6 juta, Oseltamivir 7,7 juta, Favipiravir 4 juta, dan Avico 1,5 juta.
Baca juga:Rusia Tuding AS Coba Picu Konflik di Negara-negara SCO
Untuk target produksi, kata Erick, PT Indofarma Tbk akan memproduksi Oseltamivir sebanyak 18,4 juta butir per bulan, Favipiravir 52 juta tablet per bulan. Di lain sisi, ketersediaan obat pun akan diproduksi industri farmasi swasta.
"Harus kita genjot terus, karena kembali tadi, 90% bahan bakunya impor. Ini yang harus kita ubah. Tapi kita kembali, dalam jangka pendek ini, kita tingkatkan produksi dobel, di kami, di BUMN itu, Oseltamivir, Indofarma sekarang kita tingkatkan jadi 18,4 juta butir per bulan. Lalu Favipiravir 52 juta tablet per bulan, kita tingkatkan, dan saya berharap dari teman-teman swasta juga membantu, kita fokus generik," tutur dia.
Baca juga:Rusia Tuding AS Coba Picu Konflik di Negara-negara SCO
Untuk target produksi, kata Erick, PT Indofarma Tbk akan memproduksi Oseltamivir sebanyak 18,4 juta butir per bulan, Favipiravir 52 juta tablet per bulan. Di lain sisi, ketersediaan obat pun akan diproduksi industri farmasi swasta.
"Harus kita genjot terus, karena kembali tadi, 90% bahan bakunya impor. Ini yang harus kita ubah. Tapi kita kembali, dalam jangka pendek ini, kita tingkatkan produksi dobel, di kami, di BUMN itu, Oseltamivir, Indofarma sekarang kita tingkatkan jadi 18,4 juta butir per bulan. Lalu Favipiravir 52 juta tablet per bulan, kita tingkatkan, dan saya berharap dari teman-teman swasta juga membantu, kita fokus generik," tutur dia.
(uka)
Lihat Juga :