Inflasi Ramadhan 2020 Rendah Hanya 0,09% Saat Permintaan Menyusut

Kamis, 28 Mei 2020 - 14:49 WIB
loading...
Inflasi Ramadhan 2020...
Inflasi Ramadhan pada 2020 cukup rendah karena adanya penurunan rendahnya inflasi terkait dengan masa Covid-19. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Survei Pemantauan Harga yang dilakukan Bank Indonesia (BI) pada minggu keempat Mei menunjukkan laju inflasi yang sangat rendah, yakni 0,09% (month to month/mtm). Sedangkan Inflasi tahunannya mencapai 2,21% (year on year/yoy). Pantauan ini dilakukan oleh 46 kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia.

"Minggu ke-empat bulan Mei Survei pemantauan harga. Kami perkiraan di bulan Mei inflasinya sangat rendah 0,09 % mom kalau dihitung secara tahun 2,21% yoy ini berarti inflasi dibulan ramadahan tahun ini sangat rendah dibandingkan bulan sebelumnya," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Dia melanjutkan, inflasi Ramadhan pada 2020 cukup rendah karena adanya penurunan rendahnya inflasi terkait dengan masa Covid-19. "Covid-19 menurunkan permintaan dari masyarakat akan barang dan jasa. Tahun sebelumnya Ramadan, kita buka puasa di restoran, belanja banyak. tahun ini, ada Covid sehingga permintaan rendah, terlihat kegiatan ekonomi kita," katanya.

Lebih lanjut Ia merinci inflasi bulan Ramadhan tahun ini sangat rendah dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 0,68% pada 2019, 0,59% pada 2018, dan 0,69% pada 2017.

Kondisi pandemi Covid-19 ini juga mempengaruhi pendapatan masyarakat sehingga permintaan juga melambat. "Selain itu, harga-harga komoditas global berpengaruh banyak terhadap harga barang. Alhasil, imported inflation tetap rendah," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
Rupiah Semakin Terpuruk...
Rupiah Semakin Terpuruk Dekati Rp17.900 per Dolar AS, BI Buka Suara
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama
Rekomendasi
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Berita Terkini
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved