Pedagang Ngadu Omzetnya Turun, Jokowi: Harus Bekerja Lebih Keras Lagi

Jum'at, 30 Juli 2021 - 14:10 WIB
loading...
Pedagang Ngadu Omzetnya...
Presiden Joko Widodo (Jokowi). FOTO/MNC Media
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi terkait keluhan pedagang omzetnya turun drastis selama pandemi Covid-19. Tak tanggung-tanggung onzet turun rata-rata mencapai 75%.

"Bapak ibu harus bekerja lebih keras lagi. WHO belum memprediski selesainya kapan. Jadi dari sisi Kesehatan kita jalani, sisi ekonomi juga pelan-pelan kita jalankan tidak kita tutup," ujar Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara pemberian Banpres Produktif Usaha Mikro 2021 di halaman Istana Merdeka, yang disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (30/7/2021).

Baca Juga: Jokowi: Bukan Menakut-nakuti, WHO Belum Bisa Prediksi Kapan Pandemi Berakhir

Menurut dia kebijakan yang paling tepat saat ini ialah penanganan kesehatan dan ekonomi tetap jalan. Penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi harus dijalankan tidak bisa lockdown total.

Presiden meminta pelaku UMKM yang mengalami penurunan omzet tetap menjalankan usahanya sesuai aturan yang berlaku selama PPKM sembari menunggu vakasinasi Covid-19. "Kita harus bekerja lebih keras lagi di situasi seperti ini bertahan. Meskipun omzet turun hingga 75 persen, ya tetap kita jalani, karena ini kita masih proses vaksinasi hingga 70 persen," ucapnya.

Ia pun meminta kepada seluruh pelaku UMKM turut ikut program vaksinasi. Ia menyebut, ketika 70 persen maka kekebalan komunal atau herd immunity dapat terbentuk dengan baik.

Baca Juga: Giant Tutup Gerai, Kerugian Hero Bengkak Sampai 170%

Sebagai bentuk dukungan, hari ini Presiden Jokowi mencairkan Bantuan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM Rp1,2 juta di Istana Merdeka. Jokowi berharap bantuan yang diberikan dapat membantu mendorong ekonomi masyarakat terdampak pandemi Covid 19.

"Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini, selamat bekerja keras dan kita semuanya berharap agara pandemic ini cepat selesai," tutup Presiden.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Itung-itungan Risiko...
Itung-itungan Risiko Utang Whoosh, Balik Modal Bisa Sampai 100 Tahun
Terganjal Utang Whoosh,...
Terganjal Utang Whoosh, AHY Blak-blakan soal Nasib Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Purbaya Disebut Temukan...
Purbaya Disebut Temukan Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Ini Penjelasan Kemenkeu
Jabat Dewan Penasihat,...
Jabat Dewan Penasihat, Jokowi Pidato di Bloomberg Economy Forum Hari Ini
Jokowi Sebut Whoosh...
Jokowi Sebut Whoosh Bukan Cari Laba, Purbaya: Ada Betulnya Sedikit
Prabowo: Cita-cita Hilirisasi...
Prabowo: Cita-cita Hilirisasi Muncul di Era Bung Karno Dieksekusi Jokowi
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Rekomendasi
Hotman Paris Sindir...
Hotman Paris Sindir Mantan yang Pamer Pasangan Baru, Sindir Sarwendah?
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Drama di Akhir Laga,...
Drama di Akhir Laga, Ghana Tekuk Panama 1-0
Berita Terkini
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Infografis
Waspada! Bekerja Terlalu...
Waspada! Bekerja Terlalu Keras Bisa Memicu Penyakit Jantung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved