Mengawal Semua BUMN Adopsi Digitalisasi, Erick Thohir: Komitmen Saya Jelas

Sabtu, 31 Juli 2021 - 05:25 WIB
loading...
Mengawal Semua BUMN...
Meski mengakui belum semua perusahaan pelat merah mampu dan siap menjalankan transformasi digital dari hulu ke hilir. Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan, komitmennya jelas. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Meski mengakui belum semua perusahaan pelat merah mampu dan siap menjalankan transformasi digital dari hulu ke hilir. Menteri BUMN, Erick Thohir pun tidak menapikan sejumlah program berbasis digital sudah dijalankan sebagian perseroan negara.

Dia menegaskan, bukan tidak mungkin adopsi teknologi dan digitalisasi terjadi di hampir semua klaster BUMN. Hal itu pun akan terus dikawal.

Baca Juga: Siram Rp30 Triliun ke Sektor Teknologi, Erick Thohir: Akselerasi Digital Seluruh Lapisan

Pemegang saham juga mendorong transformasi digital 4.0 untuk kesiapan penilaian digital di BUMN. Erick menegaskan komitmennya jelas, melaksanakan akselerasi digitalisasi guna menuju masa depan Indonesia yang lebih baik

"Komitmen saja jelas. Semua ikhtiar ini memerlukan komitmen bersama, hanya dengan bersinergi kita bisa membangun masyarakat digital untuk pemulihan dan kemajuan ekonomi dan sosial bangsa Indonesia di masa kini dan masa depan," kata dia.

Dalam gelaran Webinar Indonesia Forum, Erick pun membeberkan sejumlah program BUMN berbasis digital. Di sektor kesehatan dan farmasi, PT Bio Farma (Persero) telah menerapkan penggunaan big data dan artificial intelligence untuk proses bisnisnya.

Kemudian, PT Pupuk Indonesia dengan produk berbasis digital, E-materai dari Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri). Disusul, Kementerian BUMN sudah memiliki platform E-commerce yaitu pasar digitalisasi UMKM (PaDi).

Selanjutnya, aplikasi Tanah Air Digital Exchange (Tadex) atau platform digital yang menghubungkan para penerbit dengan para pemasang iklan yang diterbitkan PT Telkom Indonesia (Persero).

Aplikasi PeduliLindungi hasil kerja sama antara Kemenkominfo, Kemenkes, Kementerian BUMN, dan BNPB. Aplikasi tersebut digunakan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Dimana, aplikasi membutuhkan partisipasi warga untuk saling membagikan data lokasinya.

"Berbagai solusi berbasis digitalisasi pun lahir dengan bersinergi, seperti Tanah Air Digital Exchange atau Tadex, platform publish share tematik buatan Telkom bekerja sama dengan dewan pers dan seluruh insan media, lalu ada aplikasi PeduliLindungi yang dikembangkan Telkom yang bekerja sama dengan Kominfo dan Kemenkes sebagai platform integrasi untuk kita dapat melakukan perjalanan," paparnya.

Selain itu, akhir April 2021 lalu, pemegang saham membentuk tim percepatan pengolahan integrasi sistem digital BUMN. Tim tersebut berisi orang-orang terbaik di BUMN untuk menghasilkan ekosistem digital dalam proses digitalisasi di lingkungan perusahaan negara.

Baca Juga: Erick Thohir Sebut Belum Semua BUMN Siap Bertransformasi Digital

Bahkan, saat ini terdapat empat ekosistem yang menjadi prioritas utama pemegang saham yakni logistik, helper, fintech, dan agriTECH. Selanjutnya, BUMN yang bergerak di bidang Healthcare meluncurkan platform kesehatan dalam rangka memperluas akses Digital Healthcare SuperApp atau FitAja

Aplikasi ini bertujuan untuk mempermudah penggunaan layanan kesehatan melalui sarana aplikasi digital dan dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan melalui satu aplikasi digital kepada seluruh Masyarakat Indonesia.

"Dan baru saja kami bangun dan sudah memiliki konsumennya adalah Healthcare SuperApp atau FitAja, aplikasi ini mengintegrasikan layanan kesehatan hulu ke hilir mulai dari telemedicine, apotik, hingga metode pembayaran asuransi kesehatan," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Dukung Transformasi...
Dukung Transformasi Digital, Gedung Pertunjukan Jakarta Terapkan Sistem Pemesanan Tiket Terintegrasi
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
Rekomendasi
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved