Tabungan Masyarakat Membengkak di Bank, OJK Peringatkan Bahaya Alternatif Investasi
Selasa, 03 Agustus 2021 - 13:28 WIB
loading...
A
A
A
Namun di sisi lain Wimboh menyebut, bahayanya dari mencari alternatif investasi ini, banyak instrumen-instrumen yang menawarkan baik melalui pasar modal maupun di luar pasar modal. Risikonya terutama bagi masyarakat yang tidak melalui pasar modal akan mendapatkan suku bunga yang lebih tinggi.
Terkait hal itu, Wimboh mengingatkan, agar masyarakat harus lebih hati-hati jangan sampai hanya tertarik pada pendapatan yang tinggi. Sebab ia melihat jumlah investor di pasar modal meningkat signifikan.
“Masyarakat juga perlu hati-hati memilih instrumen di pasar modal karena bisa jadi bahwa supply dan demand di pasar modal ini tidak balance, itu akan menimbulkan volatile harga di pasar modal dan sangat berpotensi untuk menjadi spekulasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tutur Wimboh.
Baca Juga: OJK 'Pagari' Aksi para Debt Collector Saat Menagih Utang
Oleh karena itu, Wimboh menambahkan (OJK) bersama dengan pihak terkait terus berupaya meningkatkan pemberian edukasi serta literasi kepada masyarakat mengenai pasar uang.
Terkait hal itu, Wimboh mengingatkan, agar masyarakat harus lebih hati-hati jangan sampai hanya tertarik pada pendapatan yang tinggi. Sebab ia melihat jumlah investor di pasar modal meningkat signifikan.
“Masyarakat juga perlu hati-hati memilih instrumen di pasar modal karena bisa jadi bahwa supply dan demand di pasar modal ini tidak balance, itu akan menimbulkan volatile harga di pasar modal dan sangat berpotensi untuk menjadi spekulasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tutur Wimboh.
Baca Juga: OJK 'Pagari' Aksi para Debt Collector Saat Menagih Utang
Oleh karena itu, Wimboh menambahkan (OJK) bersama dengan pihak terkait terus berupaya meningkatkan pemberian edukasi serta literasi kepada masyarakat mengenai pasar uang.
(akr)
Lihat Juga :