Naik 332 Persen, Laba ANJT Capai USD12,6 Juta pada Semester I
Selasa, 03 Agustus 2021 - 23:33 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: PPKM Diperpanjang, Syarat Perjalanan Transportasi Tidak Berubah
Selama semester pertama 2021, ANJT juga memperoleh manfaat dari tren penguatan harga komoditas minyak sawit, sehingga rata-rata harga jual minyak sawit mengalami kenaikan sebesar 31,2 persen menjadi USD 719/mt.
"Selain membukukan peningkatan penjualan minyak sawit, ANJT juga berhasil meningkatkan pendapatan penjualan edamame sebesar 25,2 persen menjadi USD 236 ribu. Pada Maret 2021 Perseroan memulai ekspor edamame beku ke Jepang, dan menerima permintaan ekspor edamame beku untuk pengiriman berikutnya," kata dia.
ANJT telah memulai bisnis sayuran sejak tahun 2015 melalui anak perusahaannya, PT Gading Mas Indonesia Teguh (GMIT) yang berlokasi di Jember, Jawa Timur. GMIT saat ini membudidayakan dan memproduksi edamame, sejenis kacang-kacangan yang memiliki protein dan antioksidan tinggi.
Saat ini kapasitas produksi pabrik GMIT mencapai 6.000 ton per tahun. Jepang merupakan negara tujuan ekspor utama karena pasar edamame beku di Jepang telah berkembang dengan baik. Selain itu, ANJT juga berencana melakukan ekspansi pasar ke beberapa negara di Asia Tenggara dan Benua Amerika.
Selama semester pertama 2021, ANJT juga memperoleh manfaat dari tren penguatan harga komoditas minyak sawit, sehingga rata-rata harga jual minyak sawit mengalami kenaikan sebesar 31,2 persen menjadi USD 719/mt.
"Selain membukukan peningkatan penjualan minyak sawit, ANJT juga berhasil meningkatkan pendapatan penjualan edamame sebesar 25,2 persen menjadi USD 236 ribu. Pada Maret 2021 Perseroan memulai ekspor edamame beku ke Jepang, dan menerima permintaan ekspor edamame beku untuk pengiriman berikutnya," kata dia.
ANJT telah memulai bisnis sayuran sejak tahun 2015 melalui anak perusahaannya, PT Gading Mas Indonesia Teguh (GMIT) yang berlokasi di Jember, Jawa Timur. GMIT saat ini membudidayakan dan memproduksi edamame, sejenis kacang-kacangan yang memiliki protein dan antioksidan tinggi.
Saat ini kapasitas produksi pabrik GMIT mencapai 6.000 ton per tahun. Jepang merupakan negara tujuan ekspor utama karena pasar edamame beku di Jepang telah berkembang dengan baik. Selain itu, ANJT juga berencana melakukan ekspansi pasar ke beberapa negara di Asia Tenggara dan Benua Amerika.
Lihat Juga :