Kemenhub Upayakan Percepatan Integrasi Layanan Logistik Nasional
Rabu, 04 Agustus 2021 - 13:19 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Budi, integrasi para pemangku kepentingan dari hulu ke hilir dapat mempercepat proses layanan sekaligus menekan biaya logistik. Di bagian lain, rantai pelayanan logistik nasional ini juga perlu mendapat dukungan dari pelaku usaha yang kompetitif, transparan, dan tidak monopoli.
Baca Juga: Usai Diperiksa 9 Jam, 4 keluarga Akidi Tio Dipulangkan Ini Kata Kapolda Sumsel
"Stakeholder yang terkait dengan rangkaian dari hulu ke hilir dapat mempercepat proses layanan sehingga biaya logistik dapat ditekan. Hal ini perlu mendapat dukungan dari sisi business to business yang kompetitif, transparan, dan tidak monopolis, sehingga rangkaian NLE yang didukung dengan teknologi benar-benar berdampak dalam menekan biaya logistik," tandasnya.
Untuk diketahui, menurut penilaian Logistic Performance Index (LPI) dari Bank Dunia, kinerja pelabuhan di Indonesia mengalami tren yang positif sepanjang 2010-2018.
Indonesia mengalami peningkatan 16,3% dengan indikator kinerja infrastruktur transportasi seperti: kecukupan prasarana transportasi, keterjangkauan aksesibilitas pelayanan, konektivitas multi-moda transportasi, kapasitas kinerja penyedia jasa logistik, kompetensi penyedia jasa logistik, waktu pengerjaan dan tarif jasa logistik.
Baca Juga: Usai Diperiksa 9 Jam, 4 keluarga Akidi Tio Dipulangkan Ini Kata Kapolda Sumsel
"Stakeholder yang terkait dengan rangkaian dari hulu ke hilir dapat mempercepat proses layanan sehingga biaya logistik dapat ditekan. Hal ini perlu mendapat dukungan dari sisi business to business yang kompetitif, transparan, dan tidak monopolis, sehingga rangkaian NLE yang didukung dengan teknologi benar-benar berdampak dalam menekan biaya logistik," tandasnya.
Untuk diketahui, menurut penilaian Logistic Performance Index (LPI) dari Bank Dunia, kinerja pelabuhan di Indonesia mengalami tren yang positif sepanjang 2010-2018.
Indonesia mengalami peningkatan 16,3% dengan indikator kinerja infrastruktur transportasi seperti: kecukupan prasarana transportasi, keterjangkauan aksesibilitas pelayanan, konektivitas multi-moda transportasi, kapasitas kinerja penyedia jasa logistik, kompetensi penyedia jasa logistik, waktu pengerjaan dan tarif jasa logistik.
(fai)
Lihat Juga :