Pembangkit Biogas Senilai Rp42 Miliar Perkuat Listrik Sumut
Rabu, 04 Agustus 2021 - 14:09 WIB
loading...
PLTBg Pasir Mandoge memanfaatkan limbah cair (POME) dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT PLN (Persero) terus mendorong pengembangan pembangkit energi baru terbarukan (EBT) di Tanah Air dengan menghadirkan pembangkit-pembangkit berbasis EBT. Salah satunya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Pasir Mandoge berkapasitas 2x1 megawatt (MW) di Sumatera Utara.
PLTBg Pasir Mandoge memanfaatkan limbah cair (POME) dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV. Menandai masuknya pembangkit tersebut ke dalam sistem, berita acara Commercial Operation Date (COD) PLTBg Pasir Mandoge 2x1 MW ditandatangani antara PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara dengan PT Karya Mandoge Energi pada Selasa, (3/8) lalu.
Baca Juga: Demi EBT, Erick Rancang Peta Jalan PLN hingga 40 Tahun ke Depan
Pembangkit yang dibangun dengan investasi Rp42 miliar ini diperkirakan dapat memproduksi listrik 15 GWh per tahun. PLN membeli listrik dari PT Karya Mandoge Energi dengan harga Rp 1.018 per kilowatthour (kWh).
"Kehadiran pembangkit ramah lingkungan ini bakal semakin memperkuat sistem kelistrikan Sumatera Utara," kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara Pandapotan Manurung, Rabu (4/8/2021).
PLTBg Pasir Mandoge memanfaatkan limbah cair (POME) dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV. Menandai masuknya pembangkit tersebut ke dalam sistem, berita acara Commercial Operation Date (COD) PLTBg Pasir Mandoge 2x1 MW ditandatangani antara PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara dengan PT Karya Mandoge Energi pada Selasa, (3/8) lalu.
Baca Juga: Demi EBT, Erick Rancang Peta Jalan PLN hingga 40 Tahun ke Depan
Pembangkit yang dibangun dengan investasi Rp42 miliar ini diperkirakan dapat memproduksi listrik 15 GWh per tahun. PLN membeli listrik dari PT Karya Mandoge Energi dengan harga Rp 1.018 per kilowatthour (kWh).
"Kehadiran pembangkit ramah lingkungan ini bakal semakin memperkuat sistem kelistrikan Sumatera Utara," kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara Pandapotan Manurung, Rabu (4/8/2021).
Lihat Juga :