Tren Bullish Timah Berlanjut, Harga Betah di Atas Level USD35.000
Rabu, 04 Agustus 2021 - 18:53 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Harga timah yang diperdagangkan di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) terpantau menunjukkan tren bullish sepanjang tahun 2021. Harga timah yang berkisar USD21.000 pada awal tahun terus menanjak naik hingga menembus level di atas USD35.000 pada penutupan semester I/2021.
Dari sisi volume, ekspor timah yang dilakukan melalui ICDX juga menunjukkan kinerja yang positif. Total volume ekspor pada semester I tahun ini mencapai 12.866,93 metrik ton atau naik 202% dibanding semester II tahun lalu.
Baca juga: Sebanyak 2.483 Pelamar CPNS Kemendagri Tak Lolos Seleksi Administrasi
"Meningkatnya permintaan timah di tengah isu ketatnya pasokan akibat pandemi Covid-19 yang kembali merebak di berbagai negara produsen utama timah, khususnya Asia, masih menjadi katalis utama yang menggerakkan harga timah," ujar Research & Development ICDX Girta Yoga dalam keterangannya, Rabu (4/8/2021).
Sejauh ini, Indonesia yang merupakan produsen timah terbesar kedua dunia tidak mengalami kendala akibat pandemi Covid-19. Namun, PT Timah Tbk selaku produsen timah terbesar di Indonesia, menyatakan bahwa akan tetap menjaga produksi tahun ini stabil di kisaran 31.000 hingga 34.000 ton (11/7).
Dari sisi volume, ekspor timah yang dilakukan melalui ICDX juga menunjukkan kinerja yang positif. Total volume ekspor pada semester I tahun ini mencapai 12.866,93 metrik ton atau naik 202% dibanding semester II tahun lalu.
Baca juga: Sebanyak 2.483 Pelamar CPNS Kemendagri Tak Lolos Seleksi Administrasi
"Meningkatnya permintaan timah di tengah isu ketatnya pasokan akibat pandemi Covid-19 yang kembali merebak di berbagai negara produsen utama timah, khususnya Asia, masih menjadi katalis utama yang menggerakkan harga timah," ujar Research & Development ICDX Girta Yoga dalam keterangannya, Rabu (4/8/2021).
Sejauh ini, Indonesia yang merupakan produsen timah terbesar kedua dunia tidak mengalami kendala akibat pandemi Covid-19. Namun, PT Timah Tbk selaku produsen timah terbesar di Indonesia, menyatakan bahwa akan tetap menjaga produksi tahun ini stabil di kisaran 31.000 hingga 34.000 ton (11/7).
Lihat Juga :