Ekonomi RI Tumbuh 7,07%, Jawa Sumbang Kontribusi PDB Terbesar

Kamis, 05 Agustus 2021 - 14:44 WIB
loading...
Ekonomi RI Tumbuh 7,07%,...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Pulau Jawa memberikan kontribusi produk domestik bruto (PDB) terbesar bagi pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II 2021 ini. Adapun pertumbuhan ekonomi RI pada Kuartal II 2021 menembus angka 7,07% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Baca Juga: Ekonomi RI Tumbuh 7,07% Tertinggi Sejak 2004

Kepala BPS Margo Yuwono merinci kontribusi PDB di Jawa dalam ekonomi nasional sebesar 57,92%. Adapun, PDB di Pulau Jawa ini tumbuh 7,88%. Kontribusi terbesar berikutnya disumbang oleh Pulau Sumatra, yakni sebesar 21,73% yang mampu tumbuh 5,27%.

Kemudian, Kalimantan dengan kontribusi terhadap perekonomian nasional sebesar 8,21% dan mampu tumbuh 6,28 persen. "Lalu Sulawesi share-nya 6,88%, tumbuh 8,51%. Bali dan Nusa Tenggara share-nya 2,85%, hanya tumbuh 3,7%," ucap Margo dalam video virtual, Kamis (5/8/2021).

Namun, pertumbuhan tertinggi sebenarnya terjadi di Maluku dan Papua mencapai 8,75%.
Saat ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia berasal dari konsumsi rumah tangga sebesar 3,17%, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi 2,3%, ekspor setelah dikurangi impor 0,98%, konsumsi pemerintah 0,61%, dan sisanya 0,01% dari konsumsi lembaga non-profit pendukung rumah tangga.

Baca Juga: Faktor-Faktor Ini Dorong Ekonomi Meroket 7,07% di Kuartal II/2021

Lalu, geliat investasi mengalami pertukbuhan sebesar 7,54% . Pertumbuhan tersebut tercipta dari realisasi belanja APBN yang naik 45,56% pada kuartal II 2021 dari kuartal II 2020. Selain itu, realisasi investasi yang tercatat di BKPM juga meningkat 16,21%.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Berita Terkini
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved