Rebound, Perdagangan Minyak Mentah Berjangka AS Kembali di Atas Nol
Selasa, 21 April 2020 - 09:53 WIB
loading...
A
A
A
Menghadapi situasi ini, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia, yang dikenal sebagai OPEC +, telah sepakat untuk memangkas produksi sebesar 9,7 juta barel per hari (bph). Tapi itu tidak akan terjadi sebelum Mei, dan ukuran pemotongan tidak dianggap cukup besar untuk mengembalikan keseimbangan pasar.
"Bahkan perjanjian pasokan OPEC + kemungkinan tidak akan menghentikan aliran penjualan dalam jangka pendek," kata ANZ Research dalam sebuah catatan.
Sementara itu, persediaan minyak mentah AS diperkirakan akan naik sekitar 16,1 juta barel dalam sepekan hingga 17 April setelah mencatat kenaikan satu minggu terbesar dalam sejarah, menurut lima analis yang disurvei oleh Reuters. Analis memperkirakan stok bensin naik 3,7 juta barel pekan lalu.
"Bahkan perjanjian pasokan OPEC + kemungkinan tidak akan menghentikan aliran penjualan dalam jangka pendek," kata ANZ Research dalam sebuah catatan.
Sementara itu, persediaan minyak mentah AS diperkirakan akan naik sekitar 16,1 juta barel dalam sepekan hingga 17 April setelah mencatat kenaikan satu minggu terbesar dalam sejarah, menurut lima analis yang disurvei oleh Reuters. Analis memperkirakan stok bensin naik 3,7 juta barel pekan lalu.
(fai)
Lihat Juga :