Kiat Mengoptimalkan Personal Branding untuk Meraup Cuan
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 23:53 WIB
loading...
A
A
A
Disamping itu, dia pun membagikan tips membentuk personal branding di media sosial Instagram. Diantaranya, dengan membuat story telling yang menarik baik dalam bentuk video maupun dalam kolom deskripsi. Selain itu, memperindah feed dengan cara mengatur tone postingan. Sebab, kata Irfan, jika feed Instagram bagus, orang lain akan mudah mengingat.
Baca juga: Aturan Hak Cipta Publikasi Karya di Media Sosial dan Platform Digital Lainnya
Dalam melakukan menunjukkan personal branding di media sosial, Psikolog muda ini menerangkan saat menulis narasi gunakanlah kata kunci atau keyword yang relevan dan konsisten. Artinya, dituliskan secara terus-menerus pada setiap postingan supaya orang yang melihat dapat mudah mengingat.
Dia menambahkan, dalam melakukan personal branding tidak disarankan melakukan pencitraan. “Misalnya kita ingin membangun personal branding sebagai orang yang elegan. Terus kita foto di depan mobil mewah, tas mewah, yang dimana pada realitanya barang-barang tersebut bukan miliknya. Nah ini tidak boleh. Dalam personal branding kita harus jadi diri kita sendiri sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Karena jika pencitraan terus dilakukan, maka akan melelahkan dan akan mengganggu psikologis,” bebernya.
Baca juga: Aturan Hak Cipta Publikasi Karya di Media Sosial dan Platform Digital Lainnya
Dalam melakukan menunjukkan personal branding di media sosial, Psikolog muda ini menerangkan saat menulis narasi gunakanlah kata kunci atau keyword yang relevan dan konsisten. Artinya, dituliskan secara terus-menerus pada setiap postingan supaya orang yang melihat dapat mudah mengingat.
Dia menambahkan, dalam melakukan personal branding tidak disarankan melakukan pencitraan. “Misalnya kita ingin membangun personal branding sebagai orang yang elegan. Terus kita foto di depan mobil mewah, tas mewah, yang dimana pada realitanya barang-barang tersebut bukan miliknya. Nah ini tidak boleh. Dalam personal branding kita harus jadi diri kita sendiri sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Karena jika pencitraan terus dilakukan, maka akan melelahkan dan akan mengganggu psikologis,” bebernya.
(ind)
Lihat Juga :