Sedih! 1 Oktober Indonesia Akan Kehilangan Tontonan Berkualitas dari Disney

Minggu, 08 Agustus 2021 - 09:30 WIB
loading...
Sedih! 1 Oktober Indonesia...
Foto/Foxsportasia.com
A A A
JAKARTA - The Walt Disney Company atau Disney berencana menutup sebanyak 18 channel (saluran) TV kabel di Asia Tenggara, termasuk Indonesia dan Hong Kong mulai 1 Oktober 2021. Gergasi media massa dan hiburan multinasional asal Amerika Serikat (AS) ini nantinya akan menekankan layanan streaming langsung ke konsumen lewat Disney Plus.

Melansir dari Variety, 18 saluran TV kabel yang akan ditutup baru bergabung sebagai bagian akuisisi Disney atas 21st Century Fox, yang usia channel tersebut masih belum mencapai tiga tahun. Keputusan itu juga merupakan bagian dari upaya Disney untuk berporos menuju model pertama D2C (direct to consumer) dan semakin mengembangkan layanan streaming.

"Perusahaan ini mengkonsolidasikan bisnis Media Networks terutama di Asia Tenggara dan Hong Kong. Upaya ini akan membantu kami menyelaraskan sumber daya secara lebih efisien dan efektif dengan kebutuhan bisnis saat ini dan masa depan,” tulis Disney dikutip dari Variety, Sabtu (7/8/2021).

Baca juga:Pengguna KRL Commuter Line Berkurang Tajam Selama PPKM, Netizen: Miss U Jakarta

Pernyataan itu sejatinya sudah pernah mengemuka pada April lalu, dan menghangat kembali saat ini. Berikut 18 saluran TV kabel yang ditutup Disney mulai 1 Oktober mendatang:

1.Fox
2. Fox Crime
3. Fox Life
4. FX
5. Channel V
6. Fox Action Movies
7. Fox Family Movies
8. Fox Movies
9. Star Movies China
10. Fox Sports
11. Fox Sports 2
12. Fox Sports 3
13. Star Sports 1
14. Star Sports 2
15. Disney Channel
16. Disney Junior
17. Nat Geo People
18. SCM Legend

Hanya empat saluran linier milik Disney yang akan bertahan dari pemusnahan, yakni Star Chinese Channel, Star Chinese Movies, National Geographic Channel, dan Nat Geo Wild. Disney Plus memang belum diluncurkan secara penuh di beberapa wilayah. Namun di Indonesia telah diluncurkan pada September tahun lalu sebagai Disney Plus Hotstar.

Baca juga:Kalah Berdebat dengan Sepupu Nabi SAW, 20.000 Orang Khawarij Tobat

Disney Plus hadir di 59 pasar di seluruh dunia dan telah melampaui total 100 juta pelanggan berbayar.

“Disney akan terus memiliki bisnis media dan hiburan yang kuat di Asia Tenggara dan Hong Kong yang mencakup bisnis direct-to-consumer, studio entertainment, produk konsumen, game dan bisnis penerbitan, melayani konsumen dan mitra di kawasan ini,” kata juru bicara Disney.

Namun, langkah tersebut dapat memiliki efek mengganggu pada platform TV berbayar dan olahraga di wilayah tersebut. Saluran Disney dan Fox telah menjadi bagian besar dari penawaran paket berlangganan TV berbayar yang ditawarkan oleh SingTel dan Starhub di Singapura dan NowTV PCCW di Hong Kong. Penutupan mereka dari Oktober dapat berarti tekanan ke bawah pada harga berlangganan.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cabut dari Rusia, Disney...
Cabut dari Rusia, Disney dan Sony Masih Menerima Keuntungan Rp270,8 Miliar
Demi Efisiensi, Disney...
Demi Efisiensi, Disney Lakukan PHK ke 300 Karyawan
Deadpool & Wolverine...
Deadpool & Wolverine Tembus USD600 Juta di Box Office Amerika Utara
Pilih Tayangan Favorit...
Pilih Tayangan Favorit di K-Vision, MotionPay Beri Cashback 10%
Usai PHK 4.000 Karyawan,...
Usai PHK 4.000 Karyawan, Disney Siapkan Gelombang Ketiga demi Hemat Rp81 Triliun
7.000 Karyawan Disney...
7.000 Karyawan Disney Bakal Kena PHK Imbas Restrukturisasi Besar-besaran
Disney On Ice Hadir...
Disney On Ice Hadir Lagi di Istora Senayan
Kapal Pesiar Disney...
Kapal Pesiar Disney Suguhkan Show Kembang Api Spektakuler The Lion King
Kalahkan Gigi Hadid,...
Kalahkan Gigi Hadid, Teagan Croft Terpilih Perankan Rapunzel di Tangled Versi Live Action
Rekomendasi
AHY Hadiri Kampanye...
AHY Hadiri Kampanye Nasional Grab, Dorong Percepatan Tranformasi Transportasi Ramah Lingkungan
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Berita Terkini
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved