Vaksin Ribuan Pekerja, Tatalogam Group: Kesehatan Karyawan Menjadi Modal Penting

Minggu, 08 Agustus 2021 - 11:33 WIB
loading...
Vaksin Ribuan Pekerja,...
Hasilnya, hingga saat ini 99% karyawan Tatalogam Group yang berjumlah 1.500 orang, telah menjalani vaksinasi Covid-19. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Guna mendukung upaya pemerintah mengentaskan pandemi melalui herd immunity , Tatalogam Group memastikan seluruh karyawannya menjalani vaksinasi Covid-19 . Hasilnya, hingga saat ini 99% karyawan Tatalogam Group yang berjumlah 1.500 orang, telah menjalani vaksinasi Covid-19.

Baca Juga: Polda Klaim Herd Immunity di Ibu Kota Hampir Tercapai Sesuai Standard WHO

Vice President of Capital Planning Tatalogam Group, Nicolas Bagus Setiabudi menjelaskan, gelombang terakhir vaksinasi massal dilakukan 26 Juni silam dengan dikoordinir Satgas Covid perusahaan. Sekitar 500 orang yang terdiri dari karyawan kantor pusat dan karyawan pabrik Tatalogam Lestari, Tatametal Lestari, Sakura Makmur Lestari dan anak perusahaan lainnya, bergabung dengan ribuan peserta dari berbagai kalangan di dua tempat berbeda untuk menerima vaksinasi.

“Kegiatan tersebut merupakan upaya Tatalogam Group untuk ikut mencegah penularan dan dampak buruk akibat Pandemi Covid 19. Dengan divaksinnya 500 orang tersebut, ditambah ratusan karyawan yang telah divaksinasi sebelumnya, berarti 99 persen karyawan Tatalogam Group yang berjumlah sekitar 1.500 orang, telah divaksin,” terang pria yang memegang sederet gelar pendidikan dibidang kesehatan dan bisnis ini.

Ketua Satgas Covid-19 Tatalogam Group ini menjelaskan, Tatalogam Group memang memberi perhatian yang sangat besar pada kegiatan vaksinasi ini. Karena menurutnya, kesehatan karyawan adalah modal penting untuk mempertahankan proses produksi agar bisa terus berjalan di masa krisis seperti sekarang.

“Seluruh aturan dalam IOMKI kami jalani dan patuhi. Terutama yang menyangkut kesehatan karyawan Tatalogam Group. Pemberian vitamin dan pemeriksaan kesehatan rutin kami lakukan. Termasuk psikologi mereka. Karena menurut kami kesehatan karyawan adalah modal penting untuk mempertahankan proses produksi," paparnya

"Dengan begitu, keberlangsungan perekonomian keluarga karyawan itu sendiri juga akan terjamin. Dan pada akhirnya kami berharap roda perekonomian nasional juga akan kembali berputar,” terang Nico lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
KRAS Ambil Bagian dalam...
KRAS Ambil Bagian dalam Hilirisasi Nasional Fase 2: Perkuat Kedaulatan Industri Baja Nasional
Perkuat Masa Depan Industri...
Perkuat Masa Depan Industri Baja Nasional, Danantara Bersama DPR Kawal Kinerja KRAS
KRAS Reborn: Jurus Baru...
KRAS Reborn: Jurus Baru Krakatau Steel Tinggalkan Masa Sulit, Incar Pendapatan Rp26,8 T
Purbaya Bongkar Skandal...
Purbaya Bongkar Skandal Pajak Perusahaan Baja China Rp500 Miliar: Pejabat Kita Tak Bisa Disogok
Kabar Baik, Baja Nirkarat...
Kabar Baik, Baja Nirkarat Indonesia Bebas dari Anti-Dumping Turki
Raker Penyelamatan Industri...
Raker Penyelamatan Industri Baja Nasional Ditunda
Baja Nasional, Mutu...
Baja Nasional, Mutu Global: Krakatau Steel Bidik Kepercayaan Pasar
Membaca Ulang Arah Industri...
Membaca Ulang Arah Industri Baja Nasional Lewat Kasus Inggris
Rekomendasi
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Penting Menjadi Orang...
Penting Menjadi Orang Tua Responsif bagi Anak di Masa pandemi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved