Hingga Juni, Kapasitas Pembangkit Berbasis Hidro PLN Capai 142,8 MW
Senin, 09 Agustus 2021 - 17:38 WIB
loading...
Untuk mendukung pengembangan EBT, PLN terus meningkatkan kapasitas pembangkit berbasis hidro. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Guna mendukung bauran energi baru terbarukan (EBT) di sektor kelistrikan, PT PLN (Persero) terus menambah pembangkit berbasis hidro sepanjang tahun 2021. Hingga Juni 2021, realisasi penambahan kapasitas pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMh) telah mencapai 142,8 megawatt (MW).
PLN mencatat, pembangkit hidro yang telah mendapatkan Sertifikat Layak Operasi/beroperasi hingga semester I/2021 yaitu PLTM Cikaso 3 berkapasitas 9,9 MW, PLTM Cibuni Mandiri 2 MW, PLTM Cikandang 6 MW, PLTM Lawe Sikap 7 MW, PLTM Cibanteng 4,2 MW. Selain itu, PLTM Kumbi Sedau 0,9 MW, PLTM Gunung Wugul 3,3 MW, PLTM Parmonangan-2 10 MW, PLTM Pelangai Hulu 9,8 MW dan PLTA Malea 90 MW.
Baca Juga: Siap Beroperasi, PLTA Malea Perkuat Listrik Sulawesi Selatan
"Proyek-proyek ini merupakan wujud nyata transformasi PLN melalui aspirasi Green, dengan terus meningkatkan bauran EBT dalam penyediaan listrik nasional," jelas Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi, Senin (9/8/2021).
Realisasi target masih dapat terus bertumbuh seiring dengan perkembangan proyek pembangkit. Pasalnya, merujuk pada RUPTL 2019–2028, potensi pengembangan PLTA dan PLTM di Indonesia sendiri mencapai kisaran 9 Gigawatt (GW). Sejauh ini, PLN telah mengembangkan PLTA dan PLTM dengan total kapasitas sebesar 5.214 MW.
PLN mencatat, pembangkit hidro yang telah mendapatkan Sertifikat Layak Operasi/beroperasi hingga semester I/2021 yaitu PLTM Cikaso 3 berkapasitas 9,9 MW, PLTM Cibuni Mandiri 2 MW, PLTM Cikandang 6 MW, PLTM Lawe Sikap 7 MW, PLTM Cibanteng 4,2 MW. Selain itu, PLTM Kumbi Sedau 0,9 MW, PLTM Gunung Wugul 3,3 MW, PLTM Parmonangan-2 10 MW, PLTM Pelangai Hulu 9,8 MW dan PLTA Malea 90 MW.
Baca Juga: Siap Beroperasi, PLTA Malea Perkuat Listrik Sulawesi Selatan
"Proyek-proyek ini merupakan wujud nyata transformasi PLN melalui aspirasi Green, dengan terus meningkatkan bauran EBT dalam penyediaan listrik nasional," jelas Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi, Senin (9/8/2021).
Realisasi target masih dapat terus bertumbuh seiring dengan perkembangan proyek pembangkit. Pasalnya, merujuk pada RUPTL 2019–2028, potensi pengembangan PLTA dan PLTM di Indonesia sendiri mencapai kisaran 9 Gigawatt (GW). Sejauh ini, PLN telah mengembangkan PLTA dan PLTM dengan total kapasitas sebesar 5.214 MW.
Lihat Juga :