Penggunaan Kartu ATM Sudah Mulai Digeser oleh Unik
Selasa, 10 Agustus 2021 - 16:40 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Departemen Edukasi dan Literasi Keuangan Asosiasi Fintech (Aftech) Andriani Linott menyebut jumlah transaksi uang elektronik (unik) mengalami peningkatan yang sangat signifikan pada April 2020 dan berlanjut hingga Desember 2020. Namun kondisi itu bertolak belakang dengan transaksi tradisional melalui ATM dan debit card yang justru stagnan selama masa pandemi.
“Peningkatan transaksi e-money itu memang ada percepatannya pada saat seluruh komponen yang ada di Indonesia itu harus bergerak untuk ke transaksi cashless,” katanya dalam webinar, Selasa (10/8/2021).
Baca juga:2 Nelayan Kepri Hilang di Perairan Lingga dan Karimun
Sementara itu, lanjut dia, untuk jumlah penyaluran pinjaman juga terus meningkat. Pada Desember 2020, jumlahnya mencapai Rp155,90 triliun. Mayoritas peminjamnya berasal dari Pulau Jawa.
“Kalau bicara soal literasi, ini juga merupakan fairness bagi seluruh rakyat Indonesia. Dari sinilah kami sebagai asosiasi yang menaungi lembaga jasa keuangan mendorong untuk mempunyai kontribusi nyata untuk perkembangan UMKM,” ujarnya.
“Peningkatan transaksi e-money itu memang ada percepatannya pada saat seluruh komponen yang ada di Indonesia itu harus bergerak untuk ke transaksi cashless,” katanya dalam webinar, Selasa (10/8/2021).
Baca juga:2 Nelayan Kepri Hilang di Perairan Lingga dan Karimun
Sementara itu, lanjut dia, untuk jumlah penyaluran pinjaman juga terus meningkat. Pada Desember 2020, jumlahnya mencapai Rp155,90 triliun. Mayoritas peminjamnya berasal dari Pulau Jawa.
“Kalau bicara soal literasi, ini juga merupakan fairness bagi seluruh rakyat Indonesia. Dari sinilah kami sebagai asosiasi yang menaungi lembaga jasa keuangan mendorong untuk mempunyai kontribusi nyata untuk perkembangan UMKM,” ujarnya.
Lihat Juga :