ETH Sentuh Posisi Terendah, Tether Siapkan Stablecoin Baru

Senin, 21 April 2025 - 12:11 WIB
loading...
ETH Sentuh Posisi Terendah,...
Kondisi pasar crypto yang bergerak fluktuatif membuat banyak aset crypto yang tengah berjuang keluar dari tekanan penjualan. Salah satunya adalah Ethereum yang sedang tahap pemulihan.
A A A
JAKARTA - Kondisi pasar crypto yang bergerak fluktuatif membuat banyak aset crypto yang tengah berjuang keluar dari tekanan penjualan. Salah satunya adalah Ethereum yang sedang tahap pemulihan, meski sangat memungkinkan tergelincir jatuh kembali.

Sekarang ini harga Ethereum/ eth to idr diperkirakan menyentuh posisi terendah selama lima tahun belakangan. Bahkan dominasi Ethereum yang berada di bawah Bitcoin diprediksi akan tergeser jika tak bisa bangkit kembali.

Kondisi ini tentunya berbalik dengan Tether yang selalu menghadirkan terobosan baru untuk meningkatkan pasar crypto. Harga Tether/ 1 usdt to idr yang setara dengan 1 dollar Amerika Serikat menjadi stablecoin yang diminati oleh investor.

Dominasi Ethereum (ETH) terus mengalami penurunan selama dua tahun terakhir. Sekarang ini sebagian besar modal tersebut tampaknya dialokasikan untuk Bitcoin dan altcoin lain seperti Solana atau XRP.

Meskipun situasi saat ini tampak suram, sejumlah analis malah melihat adanya peluang signifikan. Banyak dari mereka berpendapat bahwa saat ini merupakan waktu yang unik untuk mulai menambah kepemilikan ETH.

Apakah Rendahnya Dominasi Ethereum dalam Lima Tahun Menjadi Kesempatan?
Menurut analisis dari Rekt Capital, Dominasi Ethereum (ETH.D) telah merosot dari 20% pada Juni 2023 menjadi 8% pada 2025. Saat artikel ini ditulis, nilainya bahkan lebih menurun menjadi sekitar 7,3%.

ETH.D menggambarkan kapitalisasi pasar Ethereum sebagai persentase dari total kapitalisasi pasar cryptocurrency. Penurunan ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap ETH tidak hanya menurun dibandingkan masa lalu, tetapi juga dibandingkan dengan cryptocurrency lainnya.

Rekt Capital memperlihatkan grafik yang menunjukkan ETH.D menyentuh area dukungan yang ditandai dengan warna hijau. Secara historis, Ethereum cenderung berbalik arah dan mengalami penguatan dari kawasan ini.

Analis lain, CryptoAnup, juga menyatakan bahwa penyesuaian ini merupakan peluang yang tidak boleh dilewatkan. Ia menekankan bahwa titik terendah ETH.D sering kali menandai waktu yang ideal untuk membeli ETH sebelum dimulainya siklus pertumbuhan baru.

Namun, analisis terbaru dari BeInCrypto mengungkapkan bahwa alamat whale ETH masih aktif menjual. Dalam satu minggu terakhir, alamat yang memegang antara 100.000 hingga 1 juta ETH telah menjual sekitar 1,19 juta ETH, dengan nilai lebih dari US$1,8 miliar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bitcoin Pizza Day 2026,...
Bitcoin Pizza Day 2026, Investor Mulai Rasional dan Tinggalkan Tren FOMO
Perkuat Literasi lewat...
Perkuat Literasi lewat Pojok Baca di SD Muhammadiyah Worawari dan Edukasi Keuangan Bagi Mahasiswa
Fintech Makin Dekat...
Fintech Makin Dekat dengan Gen Z, OVO Dorong Mahasiswa Lebih Cerdas Kelola Keuangan
Bitcoin Tembus USD80.000,...
Bitcoin Tembus USD80.000, Didorong Arus ETF dan Sentimen Global
Akuntabilitas Jadi Kunci...
Akuntabilitas Jadi Kunci Keberlanjutan Industri Fintech
Setoran Pajak Digital...
Setoran Pajak Digital Awal 2026 Sentuh Rp50 Triliun, Segini Kontribusi Kripto hingga Fintech
Upbit Indonesia Perkuat...
Upbit Indonesia Perkuat Literasi Blockchain Lewat Peresmian Web3 Education Center
Kala Nelayan Perempuan...
Kala Nelayan Perempuan di Sumba Go Digital, Buktikan Perempuan Bisa Berdaya 
Prediksi Harga Kripto...
Prediksi Harga Kripto Pakai AI Semakin Tren, Upbit: Investor Tetap Perlu Hati-Hati
Rekomendasi
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Berita Terkini
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved