Kolaborasi Hadirkan Fitur Penjualan Produk Digital bagi UMKM Indonesia
Rabu, 11 Agustus 2021 - 08:32 WIB
loading...
A
A
A
Riset yang dilaksanakan oleh LPEM FEB UI bersama dengan UNDP terhadap 1.100 UMKM di 15 provinsi menemukan bahwa lebih dari 45% UMKM mengalami kesulitan dalam memperoleh bahan baku produksi. Mayoritas UMKM juga mengalami penurunan permintaan serta kesulitan dalam proses distribusi produk.
Baca Juga: Kadin: Bantuan bagi UMKM dan Usaha Besar Harus Paralel
Abhinay kemudian menjelaskan, “Fitur terbaru ini memfasilitasi penjualan pulsa ponsel, token listrik, hingga top-up uang elektronik. Kategori produk digital yang akan tersedia akan terus bertambah dalam waktu dekat. Peluncuran fitur penjualan produk digital menguatkan komitmen berkelanjutan BukuWarung untuk memajukan UMKM Indonesia.”
Menyambut kolaborasi strategis ini, CEO dan Founder Ayoconnect, Jakob Rost menyampaikan, bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan BukuWarung dalam mendorong transformasi digital dan inklusi keuangan bagi UMKM Indonesia.
"Ke depannya, kami akan terus mendukung mitra kami dengan membangun infrastruktur ekosistem tekfin Indonesia melalui solusi berbasis API," tutup Jakob.
Baca Juga: Kadin: Bantuan bagi UMKM dan Usaha Besar Harus Paralel
Abhinay kemudian menjelaskan, “Fitur terbaru ini memfasilitasi penjualan pulsa ponsel, token listrik, hingga top-up uang elektronik. Kategori produk digital yang akan tersedia akan terus bertambah dalam waktu dekat. Peluncuran fitur penjualan produk digital menguatkan komitmen berkelanjutan BukuWarung untuk memajukan UMKM Indonesia.”
Menyambut kolaborasi strategis ini, CEO dan Founder Ayoconnect, Jakob Rost menyampaikan, bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan BukuWarung dalam mendorong transformasi digital dan inklusi keuangan bagi UMKM Indonesia.
"Ke depannya, kami akan terus mendukung mitra kami dengan membangun infrastruktur ekosistem tekfin Indonesia melalui solusi berbasis API," tutup Jakob.
(akr)
Lihat Juga :