Mal Kembali Buka di 4 Kota, Kapasitas Pengunjung 25% Tidak Bisa Menutup Defisit

Kamis, 12 Agustus 2021 - 13:21 WIB
loading...
Mal Kembali Buka di...
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) meminta kapasitas pengunjung mal jauh lebih besar dari 25% dan juga bisa dibuka di seluruh pusat perbelanjaan di Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja meminta, beberapa hal dalam kebijakan pembukaan mal seiring PPKM Lanjutan yang disertai dengan pelonggaran. Diantaranya kapasitas pengunjung pusat perbelanjaan/mal bisa ditambah, dan izin buka mal bisa berlaku di seluruh Indonesia.

Pasalnya, dalam masa perpanjangan PPKM Level 4 ini, pemerintah hanya mengizinkan operasional mal di empat kota, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya dengan kapasitas pengunjung 25%.

“Kami minta kapasitas jauh lebih besar dari 25% dan juga bisa dibuka di seluruh pusat perbelanjaan di Indonesia. Karena pada saat PPKM Mikro pun dengan kapasitas 50% kami tetap defisit lantaran biaya operasional tidak bisa menutupi,” ujarnya dalam diskusi virtual di Market Review IDX Channel, Kamis (12/8/2021).

Baca Juga: Aturan Baru Masuk Mal: Belum Vaksin Bisa Bawa Hasil Tes Negatif Covid

Oleh karena itu, Ia berharap perpanjangan PPKM Level 4 dapat berjalan efektif. Sehingga dalam waktu dekat semua pusat perbelanjaan di seluruh penjuru nusantara dapat dibuka dengan kapasitas yang lebih besar.

“Perpanjangan PPKM ini harusnya bisa lebih cepat lagi. Jadi tidak perlu tutup sampai 6 minggu kalau pemberlakuan pembatasan pemerintah lebih fokus ke berbasis mikro. Karena kami yakin kalau pemerintah lakukan itu, penutupan mal tidak selama ini,” jelasnya.

Sementara itu lanjut dia, dari penutupan pusat perbelanjaan bukan hanya berdampak negatif pada pihak mal ataupun penyewa tenant saja. Tetapi, di sekitar mal terdapat juga sektor-sektor non formal berskala mikro yang bergantung dari karyawan. Seperti kos, warung makan, warung sembako, ojek antar jemput, parkiran, dan yang lainnya.

Baca Juga: 85% Mal Sudah Siap Periksa Sertifikat Vaksin Bagi Pengunjung dengan QR Code

Kemudian, Alphonzus menegaskan pelonggaran yang diberikan pemerintah tidak serta merta mengakhiri dampak negatif yang dialami oleh sebagian orang. Sebab, berdasarkan hasil pantauan APPBI selama pandemi, pelonggaran hanya untuk menaikkan tingkat kunjungan 10% - 20% saja. Dimana menaikkannya diperlukan waktu kurang dari tiga bulan.

“Sekarang saja sudah bulan Agustus dan sebentar lagi sudah mau akhir tahun. Artinya, dalam 2021 ini kondisi pusat perbelanjaan sudah pasti akan terpuruk kembali. Karena sekarang yang dilonggarkan hanya di empat kota. Di sisa kuartal IV akan lebih berat lagi kondisinya,” terang dia.

Ia menambahkan pengusaha sangat mendukung protokol tambahan di pusat perbelanjaan dengan wajib menunjukkan sertifikat vaksinasi. Adapun hal ini untuk mendorong percepatan vaksinasi agar herd immunity dapat tercapai. Sehingga dengan begitu, Indonesia bisa segera keluar dari krisis kesehatan dan pemerintah tidak melakukan aturan buka-tutup kembali.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Puncak Belanja Lebaran...
Puncak Belanja Lebaran Diprediksi Terjadi Pekan Ini, Kunjungan ke Mall Bakal Naik 15%
3 Investor Baru IKN...
3 Investor Baru IKN Siap Tanam Investasi, Bangun Mal hingga Fasilitas Olahraga
Pappajack Soft Opening,...
Pappajack Soft Opening, Momentum DADA Perkuat Portofolio Properti Komersial
Kepri Mall Bertransformasi...
Kepri Mall Bertransformasi Jadi K SQUARE, Hadirkan Konsep Lifestyle Baru di Jantung Kota Batam
Konsumsi Masyarakat...
Konsumsi Masyarakat Bakal Ngebut di Peak Season Nataru Bikin Sektor Ritel Pede Menatap 2026
Transformasi Mal, Ini...
Transformasi Mal, Ini Strategi Jitu LPKR Gaet Pengunjung dan Dongkrak Kinerja
Iduladha, The Park Pejaten...
Iduladha, The Park Pejaten Bagikan Hewan Kurban bagi Masyarakat Sekitar
Razia Pak Ogah di Pusat...
Razia 'Pak Ogah' di Pusat Perbelanjaan Tanah Abang
Mal Ciputra Cibubur...
Mal Ciputra Cibubur Kebakaran, Api Diduga dari Percikan Las
Rekomendasi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Babak Baru Ijazah Jokowi,...
Babak Baru Ijazah Jokowi, Kala Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Segera Disidang?
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
Berita Terkini
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved