Harga Batu Bara Meroket, Produsen Diminta Tak Tergoda Ekspor
Kamis, 12 Agustus 2021 - 20:20 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Niaga dan Pelayanan PT PLN (Persero) Bob Saril mengatakan, kenaikan harga batu bara saat ini tentu berpengaruh pada pembangkit listrik PLN. Namun dengan adanya kebijakan harga batu bara domestic market obligation (DMO) sebesar USD70 per ton, maka PLN hanya membeli dengan harga tersebut.
"Jadi berapa pun kenaikan tetap saja dengan adanya DMO ini PLN membeli dengan harga USD70 per ton," ujarnya ketika dihubungi, Kamis (12/8/2021).
Baca juga: Penampakan Tersangka Pembunuh Terapis Bekam saat Ditangkap Polisi di Rumahnya Depok
Namun demikian, PLN juga perlu memastikan pasokan agar kebutuhan pembangkit listrik PLN tidak terganggu karena tingginya disparitas harga batu bara DMO dan ekspor.
Bob melanjutkan, meski harga jual batu bara ke pembangkit jauh di bawah harga batu bara di pasaran, namun para produsen masih tetap mendapatkan keuntungan. Untuk itu, dia meminta para produsen batu bara tetap berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik.
"Jadi berapa pun kenaikan tetap saja dengan adanya DMO ini PLN membeli dengan harga USD70 per ton," ujarnya ketika dihubungi, Kamis (12/8/2021).
Baca juga: Penampakan Tersangka Pembunuh Terapis Bekam saat Ditangkap Polisi di Rumahnya Depok
Namun demikian, PLN juga perlu memastikan pasokan agar kebutuhan pembangkit listrik PLN tidak terganggu karena tingginya disparitas harga batu bara DMO dan ekspor.
Bob melanjutkan, meski harga jual batu bara ke pembangkit jauh di bawah harga batu bara di pasaran, namun para produsen masih tetap mendapatkan keuntungan. Untuk itu, dia meminta para produsen batu bara tetap berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik.
Lihat Juga :