Aturan Ketat China Bikin Investor Cemas, Bursa Saham Asia Loyo
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 14:33 WIB
loading...
A
A
A
"Peningkatan risiko geopolitik dan regulasi (ketat) membebani prospek pertumbuhan jangka menengah di China, terutama di sektor yang ditargetkan dalam reformasi nasional," kata bank swasta UBP dalam riset tertulisnya, dilansir Reuters, Jumat (13/8/2021).
Baca Juga: Tencent Digugat Kejaksaan China, Youth Mode di WeChat Penyebabnya
Selanjutnya Australia ASX200 (AXJO) naik 0,53% ke rekor terbaru dipicu oleh kenaikan saham-saham perawatan kesehatan dan teknologi.
"Sebagian besar (Australia) tidak terdampak langsung oleh tindakan keras otoritas China di sektor teknologi," ujar Kyle Rodda, analis senior IG Markets.
Namun, Kyle memproyeksikan apabila China mengetatkan aturan di sektor manufaktur maka akan berdampak pada pasar Australia. "Perubahan peraturan skala besar di sektor manufaktur China akan menjadi kekhawatiran besar bagi pasar Australia," imbuhnya.
Baca Juga: Tencent Digugat Kejaksaan China, Youth Mode di WeChat Penyebabnya
Selanjutnya Australia ASX200 (AXJO) naik 0,53% ke rekor terbaru dipicu oleh kenaikan saham-saham perawatan kesehatan dan teknologi.
"Sebagian besar (Australia) tidak terdampak langsung oleh tindakan keras otoritas China di sektor teknologi," ujar Kyle Rodda, analis senior IG Markets.
Namun, Kyle memproyeksikan apabila China mengetatkan aturan di sektor manufaktur maka akan berdampak pada pasar Australia. "Perubahan peraturan skala besar di sektor manufaktur China akan menjadi kekhawatiran besar bagi pasar Australia," imbuhnya.
(akr)
Lihat Juga :