Erick Thohir Beri 2 Tugas Ini Bagi Direksi Baru Garuda

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 19:28 WIB
loading...
Erick Thohir Beri 2...
Manajemen Garuda Indonesia mengemban tugas berat dari Kementerian BUMN untuk memulihkan kembali kinerja maskapai tersebut. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menetapkan dua tugas utama bagi manajemen emiten penerbangan pelat merah untuk memperkuat fundamental bisnisnya.

Pertama, manajemen Garuda Indonesia diminta melakukan perubahan model bisnis dengan fokus pada layanan penerbangan domestik. Kedua, melakukan negosiasi dengan lessor atau perusahaan penyewa pesawat.

Baca Juga: Pangkas Dua Posisi, Komisaris Garuda Kini Jadi Lebih Ramping

Untuk tahap ini, negosiasi dilakukan dengan lessor yang memiliki hubungan business to business (B2B) dan lessor yang tersangkut kasus hukum.

"Ini momen bagi Garuda Indonesia untuk bersih-bersih dari permasalahan keuangan dan kinerja operasional, serta menata kembali fundamental bisnisnya. Setiap prosesnya akan saya kawal penuh," tegas Erick, Jumat (13/8/2021).

Pemegang saham dan manajemen Garuda Indonesia memang sudah mengambil keputusan untuk mengembalikan sejumlah armada pesawat ke perusahaan penyewa. Saat ini, maskapai penerbangan nasional itu hanya mengoperasikan sekitar 53 pesawat saja.

Baca Juga: Hana Hanifah Tiap Bulan Diberi Rp200 Juta oleh Mantan Pacar untuk Kebutuhan Hidup

Dikutip dalam Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat 11 Juni 2021, lalu manajemen Garuda menyebutkan bahwa sebelumnya maskapai mengoperasikan sebanyak 142 armada.

Dari 142 armada tersebut, sebanyak 136 pesawat berstatus sewa dan 6 pesawat milik Garuda. Adapun jenis pesawat tersebut terdiri dari Boeing 777-300, Boeing 737-800, Boeing 737-8 Max, Airbus A330-200, Airbus A330-300, Airbus A330-900, CRJ1000 NextGen, dan ATR 72-600.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Garuda Indonesia Resmi Naik, Begini Penjelasan Dirutnya
Pakar Ingatkan Risiko...
Pakar Ingatkan Risiko Kriminalisasi Profesional terhadap Reformasi BUMN
Serikat Pekerja Menyoroti...
Serikat Pekerja Menyoroti Perubahan Status BUMN, Kini Sekadar Jadi Entitas Bisnis?
Menjaga Maskapai Garuda...
Menjaga Maskapai Garuda Tetap Mengangkasa lewat Suntikan Modal Danantara
Sah! Prabowo Teken UU...
Sah! Prabowo Teken UU 16/2025 Ubah Kementerian BUMN Jadi BP BUMN
Operasional Membaik,...
Operasional Membaik, Garuda Indonesia Optimistis Raup Untung di 2026
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Gelar Mudik Gratis,...
Gelar Mudik Gratis, ADHI Berangkatkan 100 Ribu Lebih Pemudik ke Berbagai Daerah
Prabowo: Pimpinan BUMN...
Prabowo: Pimpinan BUMN yang Dulu Jangan Enak-Enak Kau, Siap-Siap Dipanggil Kejaksaan
Rekomendasi
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
Nissan Qashqai e-Power...
Nissan Qashqai e-Power Menempuh Jarak 1.300 KM dengan Tangki BBM Full
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Glenny H Kairupan, Dirut Baru Garuda Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved