Dirut Garuda Ungkap Alasan Komposisi Komisaris dan Direksi Jadi Lebih Ramping
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 23:56 WIB
loading...
A
A
A
Irfan menyebut, keputusan RUPST hari ini merupakan sebuah keputusan yang tidak mudah karena selama beberapa bulan terakhir ini perseroan melewati masa pandemi dan turbulensi.
Pemegang saham Garuda Indonesia kemudian menunjuk Timur Sukirno sebagai komisaris utama merangkap komisaris independen. Kemudian, terdapat juga satu nama baru, yaitu Abdul Rachman sebagai komisaris independen.
Tidak hanya itu, Garuda Indonesia juga menghapus dua posisi direksi, yaitu posisi Wakil Direktur Utama yang dijabat Dony Oskaria dan Direktur Niaga dan Kargo yang dijabat M. Rizal Pahlevi. Berikut susunan terbaru Dewan Komisaris dan Direksi Garuda Indonesia hasil RUPST:
Baca juga: Supri Nekat Rampok Minimarket Cisauk, Begini Ekonomi dan Kehidupan Keluarganya
Komisaris
Pemegang saham Garuda Indonesia kemudian menunjuk Timur Sukirno sebagai komisaris utama merangkap komisaris independen. Kemudian, terdapat juga satu nama baru, yaitu Abdul Rachman sebagai komisaris independen.
Tidak hanya itu, Garuda Indonesia juga menghapus dua posisi direksi, yaitu posisi Wakil Direktur Utama yang dijabat Dony Oskaria dan Direktur Niaga dan Kargo yang dijabat M. Rizal Pahlevi. Berikut susunan terbaru Dewan Komisaris dan Direksi Garuda Indonesia hasil RUPST:
Baca juga: Supri Nekat Rampok Minimarket Cisauk, Begini Ekonomi dan Kehidupan Keluarganya
Komisaris
Lihat Juga :