Survei Membuktikan 53% Masyarakat Indonesia Puas dengan Bantuan Pemerintah

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 06:48 WIB
loading...
A A A
Ketegori produk cooking at home (46%), personal care (28%), dan produk kebersihan (34%) masih akan tetap lebih banyak dibelanjakan oleh konsumen dibandingkan sebelum pandemi, meskipun pembatasan tidak lagi dilakukan. Sedangkan untuk pembelian besar seperti rumah dan mobil, pada hasil survei kali ini terlihat adanya tren positif di negara Asia Tenggara, meskipun peningkatanya belum signifikan.

Keyakinan konsumen untuk melakukan major purchase, terlihat meningkat paling signifikan di Vietnam 12%, yang mana pada periode sebelumnya hanya 7%. Untuk pada periode survei ini, Indonesia (6%), Malaysia (4%), dan Singapura (4%) masing-masing keyakinan konsumen meningkat 1% dibandingkan periode survei lalu.

Keyakinan konsumen, Filipina menigkat 2%, pada gelombang 3 sebesar 10%, dan gelombang 4 sebesar 12%. Berbeda dengan Thailand, yang justru keyakinan konsumen untuk melakukan major purchase berkurang, hasil survei Februari 2021 sebesar 7% sedangkan survei Juni 2021, sebesar 6%.

“Secara garis besar, masyarakat di Asia Tenggara masih menahan dan berhati-hati terhadap pengeluaran mereka. Mereka masih mengutamakan untuk membeli produk yang bersifat esensial dan belum yakin untuk melakukan pembelian dalam jumlah besar atau major purchase. Di Indonesia sendiri, kita lihat adanya tren peningkatan untuk pembeliaan mobil dan rumah, meskipun masih relatif rendah," ujar Soeprapto.

"Adanya peningkatan persentase ini bisa dipengaruhi oleh kebijakan stimulus Pemerintah berupa pemberian insentif pajak untuk sektor otomotif dan properti yang masih berlangsung ketika survei ini diselenggarakan.Selain itu kondisi ekonomi nasional dan keuangan pribadi yang dinilai membaik, tentu memberikan keyakinan sendiri pada masyarakat,” sambungnya.

Kesehatan Mental

Pandemi tentu mempengaruhi kesehatan mental masyarakat. Tak hanya khawatir terhadap penularan dan penyebaran Covid-19, masyarakat pun dibayangi oleh dampak yang disebabkan pandemi ini, seperti di sektor ekonomi dan keuangan pribadi, adaptasi dengan rutinitas dan kegiatan sosial baru, seperti skema bekerja dari rumah “work from home”, skema pembelajaran online, dan lainnya.

Baca Juga: Berharap Bantuan Pemerintah, PHRI: Jangan Tunggu Kita Mati

Mengenai kesehatan mental, 47% masyarakat di negara Asia Tenggara mengaku tidak ada perubahan berarti pada kesehatan mental mereka selama 6 bulan terakhir, 39% mengaku merasa lebih buruk, dan 14% merasa lebih bahagia dibandingkan sebelumnya.

Tak jauh berbeda, masyarakat Indonesia sendiri 49% di antaranya merasa kondisi kesehatan mental mereka tidak mengalami perubahan signifikan, 35% merasa lebih buruk,berada di dalam tekanan atau stres, dan 16% mengaku lebih bahagia dibandingkan dengan 6 bulan sebelumnya. Berbeda dengan Thailand, dimana 1 dari 2 masyarakatnya merasa kesehatan mental mereka buruk saat ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BKI Kunjungi Otoritas...
BKI Kunjungi Otoritas Maritim China, Perluas Layanan Global
Hasil Penelitian: 81%...
Hasil Penelitian: 81% 0rang Tua Keluarga Prasejahtera Dukung Keberlanjutan MBG
Purbaya Beberkan Skema...
Purbaya Beberkan Skema Baru Pembayaran Kompensasi BBM dan Listrik
Survei BI Ungkap Kegiatan...
Survei BI Ungkap Kegiatan Dunia Usaha di Kuartal IV 2025, Begini Kondisinya
Siap-siap! Penyaluran...
Siap-siap! Penyaluran Subsidi BBM, Listrik, hingga Bansos Bakal Pakai Face Recognition
Konsumsi Kelas Menengah...
Konsumsi Kelas Menengah Bergeser, Gaya Hidup Dipangkas
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Hasil Survei, Kejagung...
Hasil Survei, Kejagung Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Anak Muda
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Rekomendasi
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Berita Terkini
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved