Kemenparekraf Dorong Percepatan Digitalisasi Bagi Pelaku Ekraf
Selasa, 17 Agustus 2021 - 06:36 WIB
loading...
Ilustrasi Foto/Dok Kemenparekraf
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan akan melanjutkan dan mempercepat program akselerasi digital bagi pelaku ekonomi kreatif (ekraf).
Sebelumnya, pada Rapat Paripurna DPR-RI Tahun Sidang 2021-2022, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, pagi ini, presiden Joko Widodo menilai pandemi Covid-19 yang menerpa sejak awal 2020 menjadi salah satu faktor yang mengakselerasi digitalisasi pelaku UMKM, khususnya di sektor ekonomi kreatif.
Merespons hal itu, Sandiaga mengatakan digitalisasi pelaku ekonomi kreatif harus didukung dengan pelaksanaan program konkret diantaranya Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang dilaksanakan secara kolaboratif oleh kementerian dan lembaga terkait. “Bangga Buatan Indonesia ini memiliki target mendigitalisasi 30 juta pelaku UMKM sebelum tahun 2023,” ujarnya, Senin (16/8/2021).
Baca juga: 49 Wakil Indonesia Siap Berlaga di 2 Ajang Gim Bergengsi
Terkait hal itu, Sandiaga mengungkapkan pihaknya juga terus mendorong para pelaku ekonomi kreatif untuk memanfaatkan platform digital dalam melakukan kegiatan perniagaan, mulai dari promosi, distribusi, hingga transaksi produk.
Sebelumnya, pada Rapat Paripurna DPR-RI Tahun Sidang 2021-2022, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, pagi ini, presiden Joko Widodo menilai pandemi Covid-19 yang menerpa sejak awal 2020 menjadi salah satu faktor yang mengakselerasi digitalisasi pelaku UMKM, khususnya di sektor ekonomi kreatif.
Merespons hal itu, Sandiaga mengatakan digitalisasi pelaku ekonomi kreatif harus didukung dengan pelaksanaan program konkret diantaranya Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang dilaksanakan secara kolaboratif oleh kementerian dan lembaga terkait. “Bangga Buatan Indonesia ini memiliki target mendigitalisasi 30 juta pelaku UMKM sebelum tahun 2023,” ujarnya, Senin (16/8/2021).
Baca juga: 49 Wakil Indonesia Siap Berlaga di 2 Ajang Gim Bergengsi
Terkait hal itu, Sandiaga mengungkapkan pihaknya juga terus mendorong para pelaku ekonomi kreatif untuk memanfaatkan platform digital dalam melakukan kegiatan perniagaan, mulai dari promosi, distribusi, hingga transaksi produk.
Lihat Juga :