Kawal Pelatihan Petani dan Penyuluh Pertanian di Jambi

Selasa, 17 Agustus 2021 - 23:07 WIB
loading...
Kawal Pelatihan Petani...
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi yang memberikan materi untuk gelombang 6 secara virtual, menyampaikan mengenai pemupukan nasional. Foto/Dok
A A A
JAMBI - Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Jambi turut dipercaya melaksanakan Pelatihan Petani dan Penyuluh yang dilaksanakan Kementerian Pertanian (Kementan) , melalui BPPSDMP. Kepercayaan tersebut dijawab BPP Jambi dengan kesuksesan melaksanakan pelatihan pada gelombang 6, Senin (9/8/2021).

Pelatihan gelombang 6 yang juga didukung IPDMIP, dipandu oleh widyaiswara BPP Jambi, Lisa Marianah. Animo petani dan penyuluh yang menjadi peserta sangat tinggi.

Baca Juga: Pelatihan Petani dan Penyuluh Gelombang 8 Semakin Semarak

Hal ini digambarkan dengan banyaknya peserta yang mengikuti ketiga gelombang tersebut yang mencapai 40.403 orang. Keeikutsertaan tersebar melalui video conference (zoom meeting), streaming youtube dan fanpage facebook.

Pelatihan sendiri dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo, Jumat (6/8). Saat itu, Presiden Jokowi mengatakanpemerintah akan membuat sektor pertanian menjadi sektor yang menguntungkan, juga sebagai sektor yang mampu meningkatkan kesejahteraan.

Oleh karena itu, Jokowi berpesan petani jangan hanya bergerak di hulu atau di on farm saja, melainkan harus masuk ke tahap hilir serta tahap pengolahan pasca panen sampai ke packaging dan trading.

“Justru di situlah keuntungan terbesar yang akan diperoleh. Hal ini juga yang akan memberikan peluang bagi peningkatan kesejahteraan Petani. Oleh karena itu manfaatkan akses KUR dari perbankan BRI, BNI, Mandiri dan BPD provinsi dengan baik,” ujar Presiden.

Sementara itu Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, SDM berkualitas menjadi target yang harus dipenuhi agar pertanian semakin berdaya saing.

"Pertanian itu dibutuhkan hari ini, besok dan kapan saja dalam kondisi apa saja. Sebab pertanian itu bukan hanya makanan saja, tapi juga lapangan kerja dan menyentuh relung-relung negara dan pemerintahan serta menghadirkan dimensi yang kuat seperti rasa gotong royong dan mengajak aspek sosial lain untuk berkembang baik," terang Mentan SYL.

Selanjutnya Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi yang memberikan materi untuk gelombang 6 secara virtual, menyampaikan mengenai pemupukan nasional.

Menurutnya, pemupukan dengan jumlah yang tepat akan mengefisienkan biaya tanam. Dedi menambahkan, kunci untuk meningkatkan daya saing adalah kompetisi produk Indonesia dan produk lain dengan produktivitas dan inovasi teknologi.

“Untuk saat ini, yang paling berpengaruh untuk meningkatkan produktivitas adalah varietas unggul dan pupuk berimbang,” ujar Dedi.

Baca Juga: Kementan Kawal Petani dan Penyuluh Kuasai Teknologi Pertanian

Kepala Balai Pelatihan Pertanian Jambi, Zahron Helmy, mengatakan pelatihan petani dan penyuluh hari kedua, sukses dilaksanakan dengan dukungan kolaborasi UPT Lingkup BPPSDMP (BBPP Lembang, PPMKP Ciawi dan BPP Jambi), Perbankan (Bank BNI, Mandiri dan BRI).

Selain Kepala Badan PPSDMP, materi terkait pendampingan KUR juga disampaikan oleh widyaiswara BPP Jambi, Ahmad Syariful Jamil, Direktorat Pembiayaan, Nurmala Dewi, dan Perbankan dalam hal ini Bank BRI, Yul Arsyadi.

Pelatihan diakhiri setelah pelaksanaan tanya jawab dari peserta baik yang hadir secara offline di aula BPP Jambi dan juga online dari zoom meeting.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Percepat Produktivitas...
Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI
Garudafood dan Pemkab...
Garudafood dan Pemkab Sumedang Jalin Kemitraan Strategis Pengembangan Pertanian Kacang Tanah
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Waka MPR Ibas: Kelancaran...
Waka MPR Ibas: Kelancaran Irigasi Kunci Sukses Ketahanan Pangan Nasional
Rekomendasi
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved