Pengusaha Dorong Ekspor Komoditas Pertanian
Rabu, 18 Agustus 2021 - 22:34 WIB
loading...
A
A
A
Pertama, komoditas pertanian merupakan salah satu potensi ekspor Indonesia yang prospektif dan perlu dikembangkan guna meningkatkan nilai tambah/added value sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Data yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat melepas ekspor komoditas pertanian secara virtual pada Sabtu (14 Agustus 2021) bahwa nilai ekspor komoditas pertanian selama Januari - Juli 2021 mencapai Rp 282,86 triliun atau naik 14,05% dibanding periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp 202,05 triliun.
"Nilai ekspor sebesar itu berpeluang untuk ditingkatkan lagi karena masih banyak lahan di Pulau Jawa maupun luar Jawa yang dapat dioptimalkan untuk budidaya tanaman hortikultura, palawija, maupun biji-bijian atau kacang-kacangan," ucap Benny.
Oleh karena itu, imbuhnya, sejumlah lahan tidur yang berada di luar Jawa perlu dimanfaatkan untuk penanaman komoditas pertanian yang sesuai dengan agroklimat di area setempat. Hal itu bisa melibatkan swasta dengan mengembangkan food estate.
Kedua, peningkatan ekspor komoditas pertanian perlu disiapkan mulai sektor hulu yakni penataan sentra produksi berbagai jenis tanaman pertanian/perkebunan agar menghasilkan panen berkualitas sesuai kebutuhan pasar internasional. Karena itu, GPEI siap bekerja sama dengan instansi-instansi terkait di daerah untuk melakukan pemetaan sentra produksi komoditas pertanian/perkebunan.
Data yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat melepas ekspor komoditas pertanian secara virtual pada Sabtu (14 Agustus 2021) bahwa nilai ekspor komoditas pertanian selama Januari - Juli 2021 mencapai Rp 282,86 triliun atau naik 14,05% dibanding periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp 202,05 triliun.
"Nilai ekspor sebesar itu berpeluang untuk ditingkatkan lagi karena masih banyak lahan di Pulau Jawa maupun luar Jawa yang dapat dioptimalkan untuk budidaya tanaman hortikultura, palawija, maupun biji-bijian atau kacang-kacangan," ucap Benny.
Oleh karena itu, imbuhnya, sejumlah lahan tidur yang berada di luar Jawa perlu dimanfaatkan untuk penanaman komoditas pertanian yang sesuai dengan agroklimat di area setempat. Hal itu bisa melibatkan swasta dengan mengembangkan food estate.
Kedua, peningkatan ekspor komoditas pertanian perlu disiapkan mulai sektor hulu yakni penataan sentra produksi berbagai jenis tanaman pertanian/perkebunan agar menghasilkan panen berkualitas sesuai kebutuhan pasar internasional. Karena itu, GPEI siap bekerja sama dengan instansi-instansi terkait di daerah untuk melakukan pemetaan sentra produksi komoditas pertanian/perkebunan.
Lihat Juga :