Kurs Rupiah Ditutup Naik ke Rp14.610/USD Saat Euro Melesat

Jum'at, 29 Mei 2020 - 17:00 WIB
loading...
Kurs Rupiah Ditutup...
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Jumat (29/5/2020) ditutup menanjak naik untuk meneruskan tren positif. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Jumat (29/5/2020) ditutup menanjak naik untuk meneruskan tren positif. Kenaikan mata uang Garuda mengiringi euro yang memperpanjang keuntungan ke level tertinggi dalam dua bulan.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange memperlihatkan rupiah menanjak ke level Rp14.610/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.715 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.610 hingga Rp14.726/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan sore membaik pada posisi Rp14.737/USD. Dimana terlihat kurs rupiah lebih baik dibandingkan pada sesi pagi Rp14.771/USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada posisi Rp14.733/USD. Level tersebut memperlihatkan rupiah membaik usai kemarin Rp14.769/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah membaik dimana masih bertengger pada level Rp14.683/USD. Raihan tersebut lebih baik dari sebelumnya Rp14.764 per USD dengan pergerakan harian Rp14.683-Rp14.764/USD.

Di sisi lain euro melanjutkan tren penguatan, disaaat Yen juga bangkit terhadap mata uang utama saat investor mencari aset safe haven sebelum respons Trump ke China terkait hukum keamanan nasional untuk Hong Kong.

Euro mendapat dorongan menyusul rencana stimulus Komisi Eropa yang diumumkan awal pekan ini, dimana tercatat naik 0,2% menjadi 1,111 terhadap USD atau yang tertinggi sejak 30 Maret. Pound jatuh terhadap Euro dimana sesi terakhir naik 0,3% pada posisi 90,145.

Sementara Pounds terlihat stabil saat melawan dolar, meski tergelincir 0,04% menjadi 1,2312 tapi tetap dalam tren keuntungan secara mingguan. Dolar turun 0,4% terhadap mata uang Jepang, Yen ke posisi 107,17.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rekomendasi
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved