Kantongi Izi Resmi OJK, IKI Modal Siap Akselerasi Pembiayaan UMKM

Kamis, 19 Agustus 2021 - 03:10 WIB
loading...
Kantongi Izi Resmi OJK,...
Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT IKI Karunia Indonesia (IKI Karunia), anak usaha dari PT Emporia Digital Raya yang merupakan bagian dari grup usaha PT Anabatic Technologies, Tbk. (ATIC), secara resmi mendapatkan izin usaha perusahaan penyelenggaraan layanan pinjam-meminjam berbasis teknologi informasi (LPMUBTI) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2 Agustus 2021 dengan surat tanda berizin KEP-69/D.05/2021.

Presiden Direktur IKI Modal Joen S. Chandra mengapresiasi OJK yang telah memberikan kepercayaan kepada IKI Modal dengan izin usaha ini. Menurutnya, pencapaian ini akan semakin memotivasi IKI Modal untuk memberikan dukungan kepada UMKM dan mempercepat akselerasi pemulihan ekonomi dari dampak pandemi di Indonesia.

"Layanan kami akan memberikan kesempatan kepada UMKM untuk melakukan transformasi bisnis dan pada saat bersamaan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Ke depannya kami akan terus mempertajam komitmen kami untuk untuk menjawab salah satu tantangan terbesar yang dihadapi UMKM, yaitu keperluan modal pengembangan usaha,” ujar Joen dalam keterangan dikutip, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: Penampakan Terkini Jembatan PIK, Lokasi LMP Dilarang Bentangan Bendera Merah Putih saat HUT Kemerdekaan

Joen menjelaskan, IKI Modal menyediakan layanan peer-to-peer lending (P2P) berbasis teknologi finansial. UKM berpotensi dan pencari investasi alternatif dipertemukan lewat pasar digital.

Baginya, dengan mendanai pinjaman yang dibutuhkan oleh UKM Indonesia untuk mengembangkan bisnisnya, pemberi pinjaman mendapatkan alternatif investasi dengan tingkat pengembalian yang menarik. Pengajuan pinjaman dapat diakses melalui website perusahaan atau melalui mitra-mitra yang tergabung dengan IKI Mitra, yang masih merupakan satu grup dengan IKI Modal.

IKI Mitra saat ini telah hadir di lebih dari 200 kota/kabupaten di Indonesia seperti di Tangerang, Jabodetabek, Yogyakarta, Semarang, Kendal, Karanganyar, Lebak, Serang, Kupang, Gorontalo, Malang, dan beberapa kota lainnya.

Sekitar 51% penduduk Indonesia yang belum tersentuh layanan perbankan dan pemerintah menargetkan sebanyak 75 persen penduduk Indonesia akan terlayani produk dan jasa keuangan. Hal ini dapat diartikan bahwa akses kredit tidak hanya merugikan berbagai jenis industri, khususnya industri usaha kecil, tetapi juga melemahkan ekonomi negara.

Tidak hanya bermisikan untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia, IKI Modal juga hadir dengan mengembangkan produk di sektor pendidikan. IKI Modal akan menyediakan produk-produk pinjaman yang bersaing dengan target pasar di ekosistem pendidikan, baik guru pengajar maupun orang tua murid yang membutuhkan biaya sekolah.

“Tingkat inklusi keuangan masyarakat Indonesia hingga kini masih relatif rendah. Dengan berfokus pada sektor usaha mikro serta memperluas akses pinjaman, diharapkan IKI Modal dapat menjadi alternatif pembiayaan untuk mengembangkan usaha dan meraih cita-cita. Salah satu yang membedakan IKI Modal, kami menambahkan proteksi dengan asuransi untuk tiap pinjaman, sehingga akan lebih aman bagi para investor,” tutur Joen.

Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya yang Ditemukan Tewas Telanjang dalam Mobil, Dibunuh di Kamar

Osa, salah satu peminjam dari IKI Modal, mengatakan mengembangkan bisnis di masa pandemi ini merupakan salah satu tantangan terbesar selama menjalankan usaha. IKI Modal telah membantu mengatasi keputus-asaan meneruskan bisnis dan sangat terbantukan melalui penyaluran dana usaha.

"Kini kami dapat lebih berfokus pada pengembangan inovasi-inovasi produk kami dan terus memberikan layanan terbaik bagi para konsumen kami,” ujar Osa dari Bogor, salah satu peminjam dari IKI Modal.

IKI Modal menerapkan algoritma scoring untuk verifikasi ketat calon peminjam dan setiap pinjaman akan diproteksi oleh asuransi. Proses verifikasi scoring akan dimulai dari pengecekan data Dukcapil, FDC AFPI, PEFINDO dan alternatif data.

Ke depannya, IKI Modal juga akan melakukan berbagai kegiatan edukasi terkait manfaat P2P lending bagi UMKM lokal serta pentingnya memilih platform yang telah mendapatkan izin atau terdaftar di OJK untuk menghindari praktik-praktik yang dapat merugikan.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Rekomendasi
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Berita Terkini
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Infografis
Resmi Dibuka, Ini Formasi...
Resmi Dibuka, Ini Formasi Sekolah Kedinasan 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved