Bisnis yang Sustainable Kunci Perusahaan Bertahan di Masa Pandemi

Kamis, 19 Agustus 2021 - 23:15 WIB
loading...
A A A
Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), saat ini mayoritas bank dan lembaga non-keuangan tidak mempertimbangkan faktor lingkungan, sosial dan tata kelola dalam proses pinjaman dan investasi mereka sebagai pertimbangan utama.

Pasar uang Indonesia telah melihat sejumlah desain dan inovasi penting selama beberapa tahun terakhir untuk mendorong green lending dan investasi seperti pengembangan sustainability ratings di pasar sahamnya yang berkembang pesat.

Saat ini momentum sedang dibangun dan ESG telah bergerak melampaui komitmen verbal untuk berbuat kebaikan. Di Bursa Efek Indonesia (BEI) misalnya, Indeks Saham Sustainable and Responsible Investment (SRI)–KEHATI mengungguli indeks utama.

Sejak 30 Desember 2009 hingga 30 Desember 2019, indeks SRI KEHATI menghasilkan return sebesar 173,66 persen dibandingkan IHSG yang memiliki return 148,57 persen.

Indeks SRI-KEHATI melacak 25 saham perusahaan publik, di antaranya perusahaan agribisnis PT Astra Agro Lestari; PT Bank Central Asia; dan manufaktur makanan raksasa, PT Indofood Sukses Makmur. “Sustainability adalah tren makro besar yang paralel dengan pandemi Covid-19,” kata Profesor Hoetker.

“Itu terjadi pada kita, tetapi perbedaannya adalah bagaimana kita masing-masing menanggapi tren ini sebagai individu, perusahaan, pemerintah, dan negara,” pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
VFive Group Ekspansi...
VFive Group Ekspansi ke Sektor Energi dan Kesehatan di Indonesia
Layanan Laundry Kian...
Layanan Laundry Kian Menjadi Bagian Gaya Hidup Modern
Grab Business Forum...
Grab Business Forum 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Pemimpin Bisnis
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Rekomendasi
Benarkah Tidur Tanpa...
Benarkah Tidur Tanpa Bantal Lebih Sehat? Ini Manfaat dan Risikonya Menurut Ahli
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
FIFA Izinkan Pemain...
FIFA Izinkan Pemain Amerika Serikat yang Dikartu Merah Tampil Lawan Belgia?
Berita Terkini
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved