BI: Potensi Resesi Ekonomi Global Tetap Besar
Jum'at, 29 Mei 2020 - 22:06 WIB
loading...
A
A
A
Sambung dia, nilai tukar rupiah, kembali menguat April 2020 seiring meredanya ketidakpastian pasar keuangan global dan terjaganya kepercayaan terhadap perekonomian Indonesia. Inflasi tetap rendah dan mendukung stabilitas perekonomian.
"Selain itu, kondisi likuiditas perbankan tetap memadai dan mendukung berlanjutnya penurunan suku bunga. Stabilitas sistem keuangan tetap terjaga, kendati potensi risiko meluasnya penyebaran pandemi Covid-19 perlu terus diantisipasi," katanya.
Bank Indonesia menempuh berbagai respons kebijakan guna memitigasi risiko dampak Covid-19 terhadap perekonomian. Bank Indonesia terus memperkuat seluruh instrumen bauran kebijakan untuk melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, mendukung stabilitas sistem keuangan, dan pada saat yang sama mencegah penurunan kegiatan ekonomi lebih lanjut dengan berkoordinasi erat dengan Pemerintah. OJK, LPS dan otoritas terkait lain.
"Ke depan, pertumbuhan ekonomi Indonesia diprakirakan meningkat, didorong perbaikan ekonomi dunia dan dampak positif stimulus kebijakan yang ditempuh. Demikian intisari Laporan Kebijakan Moneter Kuartal I 2020 yang diterbitkan, Kamis, 28 Mei 2020," pungkasnya.
"Selain itu, kondisi likuiditas perbankan tetap memadai dan mendukung berlanjutnya penurunan suku bunga. Stabilitas sistem keuangan tetap terjaga, kendati potensi risiko meluasnya penyebaran pandemi Covid-19 perlu terus diantisipasi," katanya.
Bank Indonesia menempuh berbagai respons kebijakan guna memitigasi risiko dampak Covid-19 terhadap perekonomian. Bank Indonesia terus memperkuat seluruh instrumen bauran kebijakan untuk melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, mendukung stabilitas sistem keuangan, dan pada saat yang sama mencegah penurunan kegiatan ekonomi lebih lanjut dengan berkoordinasi erat dengan Pemerintah. OJK, LPS dan otoritas terkait lain.
"Ke depan, pertumbuhan ekonomi Indonesia diprakirakan meningkat, didorong perbaikan ekonomi dunia dan dampak positif stimulus kebijakan yang ditempuh. Demikian intisari Laporan Kebijakan Moneter Kuartal I 2020 yang diterbitkan, Kamis, 28 Mei 2020," pungkasnya.
(bon)
Lihat Juga :