eFishery Ajak Milenial Bangun Ekosistem Industri Akuakultur

Selasa, 24 Agustus 2021 - 17:06 WIB
loading...
eFishery Ajak Milenial...
e-Fishery bekerja sama dengan Kampus Merdeka, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Brawijaya (Unbraw). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Industri akuakultur yang berkembang pesat dihadapi sejumlah tantangan seperti permasalahan efisiensi pakan serta akses terhadap permodalan dan pasar. Hal ini mendorong e-Fishery sebagai perusahaan rintisan (startup) di bidang teknologi akuakultur untuk mengajak seluruh pihak agar ikut terlibat di sektor ini terutama generasi milenial .

Bekerja sama dengan Kampus Merdeka, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Brawijaya (Unbraw), eFishery melalui eFishery Academy mengajak mahasiswa dan seluruh pihak untuk turut membangun ekosistem akuakultur yang berkelanjutan di Tanah Air.

Baca Juga : Alokasi Belanja Negara Capai Rp2.708,7 Triliun, Sri Mulyani: Bukan untuk Kemewahan

Chief of Staff dan Co-Founder eFishery, Chrisna Aditya mengatakan, penting untuk mengikutsertakan pelajar, ilmuwan, dan semua yang memiliki pengalaman dan ketertarikan di bidang akuakultur. Termasuk mengajak anak muda untuk terlibat secara aktif di sektor ini demi mendorong terjadinya transfer pengetahuan lintas generasi.

“Ini demi memastikan kesinambungan dan keberlanjutan ekosistem akuakultur,” kata Chrisna melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (24/8/2021).

Ia menjelaskan tiga program yang ditawarkan eFishery Academy, pertama Aqua-Scientist yang berlangsung selama 2-4 minggu. Di mana peserta belajar lebih banyak mengenai metode penelitian dan melakukan pengumpulan data dan informasi yang dibutuhkan untuk memajukan industri akuakultur.

Kedua, program Aqua-Troops dengan durasi 3-6 bulan, di mana para Squad aktif dalam keseharian operasional bisnis eFishery dan mengerjakan proyek akhir yang mampu menghadirkan inovasi untuk mendorong kemajuan sektor akuakultur.

Ketiga, program Aqua-Preneur selama 6-12 bulan, Squad akan terlibat secara langsung dalam keseharian pembudidaya dan menerapkan pengetahuan yang dimiliki untuk mengurangi permasalahan yang dihadapi pembudidaya di lapangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Mendorong Kewirausahaan...
Mendorong Kewirausahaan Berbasis AI dan Transisi Energi Berkelanjutan di Indonesia
MDI Portfolio Impact...
MDI Portfolio Impact Report 2025 Tunjukkan Dampak Lintas Sektor dari Startup
Indonesia Kalah Jauh,...
Indonesia Kalah Jauh, Menko Airlangga: Hanya Punya 25 Startup AI, Singapura Hampir 300
Inovasi Buatan Anak...
Inovasi Buatan Anak Bangsa Unjuk Gigi di Tengah Ancaman Siber Sektor Keuangan
Membidik Pasar 1,4 Miliar...
Membidik Pasar 1,4 Miliar India di Ajang Startup Terbesar TNGSS 2025
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Drama Rp34 Triliun!...
Drama Rp34 Triliun! Pendiri Startup AI Manus Dicekal di China Usai Dicaplok Meta
Peran Strategis Ekosistem...
Peran Strategis Ekosistem Aplikasi Meningkatkan Daya Saing UMKM Digital
Rekomendasi
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Ruben Onsu Siap Gugat...
Ruben Onsu Siap Gugat Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Berita Terkini
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Infografis
4 Alasan Trump Bangun...
4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved