Ini Tanggapan PT Perikanan Indonesia Perihal Dugaan Korupsi
Selasa, 24 Agustus 2021 - 17:41 WIB
loading...
Manajemen PT Perikanan Indonesia (Persero) mengaku siap mengikuti segala proses hukum yang sedang berjalan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Manajemen PT Perikanan Indonesia (Persero) atau Perindo buka suara terkait penerbitan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) dugaan tindak pidana korupsi perihal pengelolaan keuangan dan usaha perseroan Tahun 2016-2019. Sprindik tersebut diterbitkan Kejaksaan Agung (Kejagung) beberapa waktu lalu.
Corporate Secretary PT Perindo Boyke Andreas mengatakan, perseroan akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku. Dia menegaskan, manajemen PT Perindo berkomitmen menaati dan menghormati segala proses hukum yang sedang berjalan sesuai tata kelola perusahaan yang baik.
Baca Juga: Dugaan Tipikor, Kejagung Terbitkan Sprindik di Perum Perikanan Indonesia
"Sesuai GCG (good corporate governance) kami mengikuti proses hukum yang berjalan. Kami menghormati ini semua karena Indonesia adalah negara hukum," tegasnya, Selasa (24/8/2021).
Dia mengatakan, PT Perikanan Indonesia kini telah bertransformasi untuk meningkatkan integritas dan profesionalisme sumber daya manusia (SDM). Salah satunya dengan menggandeng Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara atau Jamdatun. Jamdatun merupakan lembaga yang memiliki kedudukan menjalankan tugas dan kewenangan kejaksaan dalam bidang perdata dan tata usaha negara.
Adapun kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi dua belah pihak dalam bidang perdata dan tata usaha negara. Kerja sama dengan Jamdatun juga dapat meningkatkan efektifitas penanganan dan penyelesaian hukum yang dihadapi perusahaan.
Corporate Secretary PT Perindo Boyke Andreas mengatakan, perseroan akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku. Dia menegaskan, manajemen PT Perindo berkomitmen menaati dan menghormati segala proses hukum yang sedang berjalan sesuai tata kelola perusahaan yang baik.
Baca Juga: Dugaan Tipikor, Kejagung Terbitkan Sprindik di Perum Perikanan Indonesia
"Sesuai GCG (good corporate governance) kami mengikuti proses hukum yang berjalan. Kami menghormati ini semua karena Indonesia adalah negara hukum," tegasnya, Selasa (24/8/2021).
Dia mengatakan, PT Perikanan Indonesia kini telah bertransformasi untuk meningkatkan integritas dan profesionalisme sumber daya manusia (SDM). Salah satunya dengan menggandeng Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara atau Jamdatun. Jamdatun merupakan lembaga yang memiliki kedudukan menjalankan tugas dan kewenangan kejaksaan dalam bidang perdata dan tata usaha negara.
Adapun kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi dua belah pihak dalam bidang perdata dan tata usaha negara. Kerja sama dengan Jamdatun juga dapat meningkatkan efektifitas penanganan dan penyelesaian hukum yang dihadapi perusahaan.
Lihat Juga :