Harga Minyak Anjlok, Pertamina Siapkan Dua Skenario Penjualan Migas

Selasa, 21 April 2020 - 14:26 WIB
loading...
Harga Minyak Anjlok,...
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menyiapkan dua skenario mengenai penjualan harga minyak dan gas. Hal ini dikarenakan dampak Covid-19 yang membuat harga minyak dunia anjlok. Salah satunya pelemahan rupiah yang saat ini terjadi di pasar keuangan Indonesia dan global.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan perseoran telah menyiapkan dua skenario untuk penjualan harga minyak yang mana berdasarkan asumsi makro yang ditetapkan pemerintah.

"Karena depresiasi rupiah dan simulasi asumsi dan skenario pemerintah ada dua, kita tetapkan dengan memberikan skenario berat, yaitu harga minyak dijual USD38 per barel dengan asumsi kurs dolar Rp17.500, sedangkan skenario paling berat itu Indonesian Crude Price USD31 per barel dengan kurs rupiah ada di Rp20.000," ujar Nicke di Jakarta, Selasa (21/4/2020).

Untuk asumsi skenario berat, pendapatan untuk sisi hulu akan turun 56,56% dari RKAP, hilir turun sebesar 38,42%, sub holding gas turun 13,54%, kemudian finance dan services akan turun 39,96%.

"Dalam skenario berat itu, diperkirakan pendapatan Pertamina turun 38,47% dari RKAP atau 29,94% dari tahun sebelumnya secara year on year(yoy)," ungkap Nicke.

Selanjutnya, untuk skenario paling berat, diperkirakan pendapatan keseluruhan Pertamina akan menurun 44,66% dari RKAP atau turun sebesar 39,38% yoy.

Dia melanjutkan adanya penurunan harga minyak ini membuat industri migas khususnya di Pertamina mengalami triple shock. Adapun shock yang pertama ini membuat suplai tinggi namun permintaan rendah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
MT Gamsunoro, Skema...
MT Gamsunoro, Skema Pengoperasian Kapal dan FoC
3 Terdakwa Kasus Minyak...
3 Terdakwa Kasus Minyak Mentah Dituntut 8 hingga 14 Tahun Penjara
2 Terdakwa Kasus Korupsi...
2 Terdakwa Kasus Korupsi LNG Dituntut 6,5 dan 5,5 Tahun Penjara
Rekomendasi
5 Pemakaman Tokoh Dunia...
5 Pemakaman Tokoh Dunia dengan Biaya Fantastis, Ada yang Capai Rp14,4 Triliun
Presiden Prabowo ke...
Presiden Prabowo ke PM Wong: Hubungan Indonesia-Singapura Harus Langgeng
Presiden Prabowo Sambut...
Presiden Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved