Pertumbuhan Fintech telah Mendorong Perubahan di Indonesia
Jum'at, 27 Agustus 2021 - 13:19 WIB
loading...
A
A
A
Dalam melihat ekosistem fintech di Indonesia ini, Triyono membaginya ke dalam tiga bagian, yaitu banking, crowd funding, dan payments. Fintech ini, kata dia, sebenarnya spesies baru yang datang di ekosistem keuangan.
“Dengan berkolaborasi dengan super apps, big tech, artificial intelligence, dan blockchain, maka akan bisa berkembang lebih pesat dan memberi kontribusi lebih besar lagi,” kata Triyono.
Pada sesi terakhir, Dr. Mutamimah, memberikan apresiasi terhadap buku Ekosistem Fintech di Indonesia yang dituliskan oleh Ilya Avianti dan Triyono ini. Ia mengatakan sebelum adanya buku ini, informasi terkait fintech di internet itu banyak terpotong dan tidak lengkap. Ia menambahkan, isi dari buku ini sangat menarik dan komunikatif.
“Buku ini disajikan menggunakan bahasa yang ringan sehingga pembaca mampu mendapatkan pemahaman yang komprehensif. Riset-riset yang dipaparkan dalam buku merupakan riset terbaru dan lengkap,” kata Mutamimah dalam membedah buku berdasarkan tampilan, substansi, serta simpulannya.
Adanya pandemi Covid-19 ini, kata Mutamimah, telah memaksa masyarakat Indonesia untuk mengubah pola pikir dan cara bertindak. Saat ini, sebagian besar kegiatan dilakukan dengan basis teknologi diiringi dengan pertumbuhan penggunaan internet yang semakin cepat. “Di sinilah terjadi dukungan yang sangat penting terhadap pengetahuan fintech untuk masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Kegiatan bincang ekonomi bertajuk “The Power of FinTech Became Game Changer and New Hope For Financial Industry” ini sesungguhnya sebagai ikhtiar dari Unissula untuk memperingati Gebyar Muharram 1443 H.
“Dengan berkolaborasi dengan super apps, big tech, artificial intelligence, dan blockchain, maka akan bisa berkembang lebih pesat dan memberi kontribusi lebih besar lagi,” kata Triyono.
Pada sesi terakhir, Dr. Mutamimah, memberikan apresiasi terhadap buku Ekosistem Fintech di Indonesia yang dituliskan oleh Ilya Avianti dan Triyono ini. Ia mengatakan sebelum adanya buku ini, informasi terkait fintech di internet itu banyak terpotong dan tidak lengkap. Ia menambahkan, isi dari buku ini sangat menarik dan komunikatif.
“Buku ini disajikan menggunakan bahasa yang ringan sehingga pembaca mampu mendapatkan pemahaman yang komprehensif. Riset-riset yang dipaparkan dalam buku merupakan riset terbaru dan lengkap,” kata Mutamimah dalam membedah buku berdasarkan tampilan, substansi, serta simpulannya.
Adanya pandemi Covid-19 ini, kata Mutamimah, telah memaksa masyarakat Indonesia untuk mengubah pola pikir dan cara bertindak. Saat ini, sebagian besar kegiatan dilakukan dengan basis teknologi diiringi dengan pertumbuhan penggunaan internet yang semakin cepat. “Di sinilah terjadi dukungan yang sangat penting terhadap pengetahuan fintech untuk masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Kegiatan bincang ekonomi bertajuk “The Power of FinTech Became Game Changer and New Hope For Financial Industry” ini sesungguhnya sebagai ikhtiar dari Unissula untuk memperingati Gebyar Muharram 1443 H.
(dar)
Lihat Juga :