Wah Bahaya! Vietnam Lockdown, Dunia Terancam Kurang Ngopi

Senin, 30 Agustus 2021 - 19:48 WIB
loading...
Wah Bahaya! Vietnam...
Ilustrasi secangkir kopi. FOTO/Pixabay
A A A
HO CHI MINH - Lockdown di Vietnam menambah kekhawatiran atas pasokan kopi global karena akses pusat ekpsor di Kota Ho Chi Minh dibatasi secara ketat akibat melonjaknya kasus varian delta.

Dikutip dari BBC News, Vietnam merupakan produsen utama robusta, kacang pahit yang digunakan dalam kopi instan dan beberapa campuran espresso. Sedangkan kota terbesar di Asia Tenggara juga sebagai pusat pelabuhan itu merupakan bagian penting sebagai jaringan pelayaran global yang membentang dari China ke Eropa.

Baca Juga: Budaya Kerja '996' di China, Didukung Jack Ma Digebuk Xi Jinping

Kebijakan lockdown membuat Asosiasi Kopi-Kakao Vietnam telah meminta pemerintah negara itu untuk melonggarkan pembatasan untuk membantu menghindari penundaan pengiriman biji robusta. Harga biji robusta grosir pun meningkat sekitar 50% sepanjang tahun ini.

Kebijakan penguncian wilayah itu merupakan kebijakan Pemerintah Vietnam telah diumumkan Menteri Transportasi Vietnam sejak pekan lalu. Otoritas Regional di Selatan diminta mengambil tindakan untuk membatasi aktivitas beban barang yang tidak perlu termasuk kopi.

Tidak hanya itu, ancaman kekurangan pasokan kopi juga terjadi akibat dampak kekeringan dan hantaman salju di Brasil sebagai produsen biji kopi arabika premium terbesar di dunia. Kondisi itu menjadi dampak alam terburuk sejak sejak 1994, menyebabkan harga biji kopi yang tidak disangrai terus mengalami lonjakan.

Baca Juga: Keren, Inovasi Produsen Lokal Membuat Sepatu dari Ampas Kopi

Menurut laporan, kerusakan alam sangat parah sehingga beberapa petani kopimembutuhkan waktu hingga tiga tahun untuk menanam hingga produksi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harumnya Kopi Arabika...
Harumnya Kopi Arabika Indonesia Kian Mendunia, JCE Genjot Ekspor
Indonesia Terus Perkuat...
Indonesia Terus Perkuat Posisi di Pasar Kopi Dunia
Mesir Komitmen Tingkatkan...
Mesir Komitmen Tingkatkan Impor Kopi Indonesia di 2024 Senilai Rp1,5 T
Misi Besar Mentan: Kopi...
Misi Besar Mentan: Kopi Indonesia Akan Ada di Setiap Cafe Seluruh Dunia
Teken ICA 2022, Mendag...
Teken ICA 2022, Mendag Zulkifli: Ekspor Kopi Meningkat, Petani Lebih Sejahtera
Bawa Misi Tingkatkan...
Bawa Misi Tingkatkan Ekspor Kopi Indonesia, Mendag Zulkifli Terbang ke Inggris
Program Desa EMAS Sandi...
Program Desa EMAS Sandi Uno Ekspor Kopi ke Malaysia
Program Desa Sejahtera...
Program Desa Sejahtera Astra Cikajang Berhasil Tingkatkan Kesejahteraan Petani Kopi Garut
Desa di Ngada NTT Ekspor...
Desa di Ngada NTT Ekspor 15 Ton Kopi ke Thailand Bernilai Rp1,65 Miliar
Rekomendasi
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Berita Terkini
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved