Mesir Komitmen Tingkatkan Impor Kopi Indonesia di 2024 Senilai Rp1,5 T
Senin, 08 April 2024 - 08:33 WIB
loading...
Dubes RI untuk Mesir Dr Lutfi Rauf didampingi Atase Perdagangan KBRI Kairo M Syahran Bhakti S saat menghadiri pertemuan tahunan buyer kopi Mesir di Kota Damanhour, Provinsi Beheira. FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - Guna mendukung keberlanjutan ekspor kopi Indonesia ke Mesir yang merepresentasikan 5,24% dari pangsa pasar kopi Indonesia ke dunia,Duta Besar RI untuk Mesir Dr Lutfi Rauf bersama Atase Perdagangan KBRI Kairo, M Syahran Bhakti S, menghadiri pertemuan tahunan buyer kopi Mesir di Kota Damanhour, Provinsi Beheira.
Dubes Lutfi Rauf menyatakan, adanya kebutuhan kopi yang terus meningkat di pasar Mesir khususnya biji kopi robusta menjadikan Mesir pasar yang sangat potensial bagi eksportir Indonesia. Hingga kini, Mesir adalah pasar terbesar kedua tujuan ekspor kopi Indonesia ke pasar global.
Baca Juga: Produksi Kopi Indonesia Terus Digenjot hingga Sejajar dengan Luas Lahan Panen
Berdasarkan laporan Biro Statistik Mesir (CAPMAS), ekspor biji kopi Indonesia ke pasar Mesir pada tahun 2023 lalu menduduki peringkat pertama dari seluruh negara dengan nilai mencapai USD92,96 juta atau sekitar Rp1,46 triliun (kurs Rp15.871 per USD). Tahun ini, permintaan buyer kopi Mesir meningkat menjadi USD95 juta atau di atas Rp1,5 triliun. Atdag Syahran berharap, eksportir kopi Indonesia dapat memenuhi permintaan buyer kopi Mesirtersebut.
Dalam pertemuan buyer kopi tahunan tersebut, Dubes Lutfi Rauf bertemu dengan Direktur Al Amal for Agricultural Crops Ragab Shehata, Wakil Direktur Emad Shehata, beserta jajaran direksi dan mitra perusahaan Al Amal yang berjumlah lebih dari 200 undangan. Pada kesempatan itu, Dubes Lutfi Rauf menyambut baik upaya Al Amal untuk meningkatkan volume impor biji kopi Robusta dari Indonesia.
"Saya mengapresiasi importir Al Amal for Agricultural Crops yang secara terus menerus mengimpor biji kopi Indonesia, dengan hubungan yang erat ini, kerja sama dagang terus terbina, bila ada hambatan dapat dikomunikasikan secara baik untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat kedua negara," kata Dubes Lutfi dalam siaran pers, Senin (8/4/2024).
Baca Juga: Ribuan Pemudik Asal Sultra Padati Pelabuhan Bangsalae Siwa Wajo
Dubes Lutfi Rauf menyatakan, adanya kebutuhan kopi yang terus meningkat di pasar Mesir khususnya biji kopi robusta menjadikan Mesir pasar yang sangat potensial bagi eksportir Indonesia. Hingga kini, Mesir adalah pasar terbesar kedua tujuan ekspor kopi Indonesia ke pasar global.
Baca Juga: Produksi Kopi Indonesia Terus Digenjot hingga Sejajar dengan Luas Lahan Panen
Berdasarkan laporan Biro Statistik Mesir (CAPMAS), ekspor biji kopi Indonesia ke pasar Mesir pada tahun 2023 lalu menduduki peringkat pertama dari seluruh negara dengan nilai mencapai USD92,96 juta atau sekitar Rp1,46 triliun (kurs Rp15.871 per USD). Tahun ini, permintaan buyer kopi Mesir meningkat menjadi USD95 juta atau di atas Rp1,5 triliun. Atdag Syahran berharap, eksportir kopi Indonesia dapat memenuhi permintaan buyer kopi Mesirtersebut.
Dalam pertemuan buyer kopi tahunan tersebut, Dubes Lutfi Rauf bertemu dengan Direktur Al Amal for Agricultural Crops Ragab Shehata, Wakil Direktur Emad Shehata, beserta jajaran direksi dan mitra perusahaan Al Amal yang berjumlah lebih dari 200 undangan. Pada kesempatan itu, Dubes Lutfi Rauf menyambut baik upaya Al Amal untuk meningkatkan volume impor biji kopi Robusta dari Indonesia.
"Saya mengapresiasi importir Al Amal for Agricultural Crops yang secara terus menerus mengimpor biji kopi Indonesia, dengan hubungan yang erat ini, kerja sama dagang terus terbina, bila ada hambatan dapat dikomunikasikan secara baik untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat kedua negara," kata Dubes Lutfi dalam siaran pers, Senin (8/4/2024).
Baca Juga: Ribuan Pemudik Asal Sultra Padati Pelabuhan Bangsalae Siwa Wajo
Lihat Juga :