Buwas Ingin Bulog Jadi Penyalur Beras TNI-Polri dan ASN, Ternyata Begini Alasannya?
Selasa, 31 Agustus 2021 - 11:34 WIB
loading...
A
A
A
Dalam skemanya, 13 modern RMP milik Bulog akan memproduksi gabah menjadi beras. Gabah diserap atau dibeli seluruhnya dari petani. Perusahaan hanya mengeringkan hingga memproduksinya menjadi beras dengan kualitas premium.
Keberadaan modern RMP membuat kualitas beras produksi Bulog jadi lebih tinggi dengan cost yang lebih rendah, lantaran diproduksi secara mandiri. Bahkan, petani hanya menyiapkan gabah saja tanpa berpikir mencari pasarnya untuk dijual.
Baca Juga: Ditemukan Beras Bansos Berkerikil, Budi Waseso: Batu Kecil Saja Dimasalahkan
Target tersebut akan direalisasikan pada 2022 mendatang. Saat ini, manajemen tengah menyelesaikan pembangunan infrastruktur modern RMP secara bertahap.
"Kalau ini sudah berjalan, kita tidak lagi ada penugasan penentuan penyerapan, Bulog dibatasi penyerapannya yang kemampuannya gudangnya 3,6 juta (ton), tapi penugasan cuman 1 juta karena itu hanya untuk CBP, sementara CBP bermasalah karena kita tidak ada salurannya," ungkap dia.
Keberadaan modern RMP membuat kualitas beras produksi Bulog jadi lebih tinggi dengan cost yang lebih rendah, lantaran diproduksi secara mandiri. Bahkan, petani hanya menyiapkan gabah saja tanpa berpikir mencari pasarnya untuk dijual.
Baca Juga: Ditemukan Beras Bansos Berkerikil, Budi Waseso: Batu Kecil Saja Dimasalahkan
Target tersebut akan direalisasikan pada 2022 mendatang. Saat ini, manajemen tengah menyelesaikan pembangunan infrastruktur modern RMP secara bertahap.
"Kalau ini sudah berjalan, kita tidak lagi ada penugasan penentuan penyerapan, Bulog dibatasi penyerapannya yang kemampuannya gudangnya 3,6 juta (ton), tapi penugasan cuman 1 juta karena itu hanya untuk CBP, sementara CBP bermasalah karena kita tidak ada salurannya," ungkap dia.
(akr)
Lihat Juga :