Buwas Ingin Bulog Jadi Penyalur Beras TNI-Polri dan ASN, Ternyata Begini Alasannya?
Selasa, 31 Agustus 2021 - 11:34 WIB
loading...
Direktur Utama Bulog, Budi Waseso atau Buwas mengharapkan, supply beras TNI, Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) berasal dari Bulog. Begini pertimbangannya. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama Bulog, Budi Waseso atau Buwas mengharapkan, supply beras TNI, Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) berasal dari Bulog . Keinginan tersebut menyusul target produksi atau penyediaan beras berkualitas.
Baca Juga: Main-main dengan Beras Bansos Saat PPKM, Buwas Siap Pecat Anak Buahnya
Buwas menyebut ada sejumlah pertimbangan bila pihaknya menjadi penyaluran beras TNI, Polri dan ASN. Pertimbangan yang dimaksud berupa kualitas beras dan harganya yang dinilai akan lebih murah.
"Kita ingin next itu semua (beras) TNI, Polri, ASN atau pegawai yang ada di supply berasnya dari pemerintah atau Bulog. Jadi ini akan menjamin kualitas beras termasuk harga," ujar Buwas dikutip Selasa (31/8/2021).
TNI, Polri, dan ASN, kata dia, memiliki pendanaan khusus untuk pembelian beras. Namun, ketiga kelompok tersebut justru membeli beras di pasar bebas yang dipandang harganya lebih mahal.
"Karena pegawai, TNI Polri sudah ada alokasi pembelian beras yang selama ini mereka beli justru lebih mahal karena di pasar bebas, ini harapan kami Pak," katanya.
Di sisi produksi, perusahaan akan menyediakan cadangan beras pemerintah (CBP) berkualitas premium. Target tersebut seiring pembangunan 13 fasilitas pengolah padi modern atau modern rice milling plant (modern RMP).
Baca Juga: Main-main dengan Beras Bansos Saat PPKM, Buwas Siap Pecat Anak Buahnya
Buwas menyebut ada sejumlah pertimbangan bila pihaknya menjadi penyaluran beras TNI, Polri dan ASN. Pertimbangan yang dimaksud berupa kualitas beras dan harganya yang dinilai akan lebih murah.
"Kita ingin next itu semua (beras) TNI, Polri, ASN atau pegawai yang ada di supply berasnya dari pemerintah atau Bulog. Jadi ini akan menjamin kualitas beras termasuk harga," ujar Buwas dikutip Selasa (31/8/2021).
TNI, Polri, dan ASN, kata dia, memiliki pendanaan khusus untuk pembelian beras. Namun, ketiga kelompok tersebut justru membeli beras di pasar bebas yang dipandang harganya lebih mahal.
"Karena pegawai, TNI Polri sudah ada alokasi pembelian beras yang selama ini mereka beli justru lebih mahal karena di pasar bebas, ini harapan kami Pak," katanya.
Di sisi produksi, perusahaan akan menyediakan cadangan beras pemerintah (CBP) berkualitas premium. Target tersebut seiring pembangunan 13 fasilitas pengolah padi modern atau modern rice milling plant (modern RMP).
Lihat Juga :