Kementan: Peningkatan Produktivitas Pertanian Harga Mati
Selasa, 31 Agustus 2021 - 21:51 WIB
loading...
A
A
A
Tiga pengungkit produktivitas, katanya, yakni inovasi teknologi dan prasarana-sarana, peraturan perundangan dan SDM pertanian, maka peningkatan produktivitas ada di tangan kita semua, khususnya penyuluh di wilayah binaan masing-masing.
(Baca juga:Perkuat Kegiatan IPDMIP, Kementan Minta Exit Strategy Disiapkan)
“Jadilah penyuluh penembak jitu. Sasarannya adalah peningkatan produktivitas. Setelah dibidik, langsung eksekusi. Penyuluh itu berdiri paling depan dalam hal peningkatan produktivitas pertanian,” kata Dedi.
Kepala Dinas Pertanian Pemkab Pangandaran, Sutriaman menambahkan SDM pertanian di wilayahnya terdiri atas 71.000 petani, sementara dalam e-RDKK Pupuk Subsidi yang terfasilitasi sekitar 40.000 petani. Mereka berhimpun pada 1.300 kelompok tani (Poktan) dan 93 gabungan kelompok tani (Gapoktan) serta didukung 93 penyuluh swadaya.
(Baca juga:Perkuat Kegiatan IPDMIP, Kementan Minta Exit Strategy Disiapkan)
“Jadilah penyuluh penembak jitu. Sasarannya adalah peningkatan produktivitas. Setelah dibidik, langsung eksekusi. Penyuluh itu berdiri paling depan dalam hal peningkatan produktivitas pertanian,” kata Dedi.
Kepala Dinas Pertanian Pemkab Pangandaran, Sutriaman menambahkan SDM pertanian di wilayahnya terdiri atas 71.000 petani, sementara dalam e-RDKK Pupuk Subsidi yang terfasilitasi sekitar 40.000 petani. Mereka berhimpun pada 1.300 kelompok tani (Poktan) dan 93 gabungan kelompok tani (Gapoktan) serta didukung 93 penyuluh swadaya.
(dar)
Lihat Juga :