Raih Izin OJK, Global Sukses Solusi Tawarkan Harga IPO Rp254

Kamis, 02 September 2021 - 19:44 WIB
loading...
Raih Izin OJK, Global...
Foto Ilustrasi/Istimewa
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Selasa (31/8) lalu telah memberikan pernyataan efektif kepada PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) sebanyak 196,8 juta saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp4.

Dengan diperolehnya izin efektif dari OJK tersebut, perseroan mulai Kamis (2/9) hingga 6 September 2021 akan mulai melakukan Penawaran Umum Perdana Saham dengan harga Rp254 per saham. Dengan demikian, perusahaan akan meraih total dana dari IPO sebesar Rp49,987 miliar. Selanjutnya, perseroan akan melakukan penjatahan pada 6 September 2021, dan tanggal distribusi saham secara elektronik pada 7 september kemudian listing di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 September 2021.

Baca Juga : Erick Thohir Bongkar Pasang (Lagi) Direksi dan Komisaris WIKA

Direktur Utama Global Sukses Solusi Sony Rachmadi Purnomo menyambut gembira dengan keluarnya izin efektif dari OJK dan mengungkapkan rasa bersyukur bahwa sebentar lagi Perseroannya akan mengukir milestone di tahun 2021 ini, sebagai perusahaan publik. “Sebentar lagi, kami akan menjadi perusahaan terbuka, sehingga kami harus bekerja lebih keras lagi untuk menghasilkan kinerja yang terus bertumbuh dan berkelanjutan demi kepentingan pemegang saham dan stakeholders,” kata Sony di Jakarta, Kamis (2/9/2021).

Sebagai perusahaan dalam industri yang sedang berkembang, Global Sukses Solusi membutuhkan pendanaan yang tidak sedikit jumlahnya untuk mengembangkan usahanya, dan pasar modal adalah lembaga finansial yang tepat dalam mewadahi perusahaan perusahaan startup dalam mencari pendanaan, dengan biaya yang jauh lebih murah daripada pinjaman bank.

Global Sukses Solusi akan menjual saham sekitar 20,01% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO. Perusahaan juga akan mencatatkan seluruh saham biasa atas nama pemegang saham sebelum penawaran umum perdana saham sejumlah 786,75 juta saham. Sehingga jumlah seluruh saham yang akan dicatatkan di BEI adalah sebesar 983,55 juta saham biasa atas nama atau 100% dari modal disetor penuh sesudah penawaran ini.

Calon emiten berkode RUNS ini memiliki kegiatan usaha utama bergerak di bidang penyedia solusi software Enterprise Resource Planning (ERP) yang terintegrasi, dari proses bisnis hulu ke hilir (integrated end to end user business process) untuk segala bisnis dari skala menengah hingga besar. Perseroan juga memiliki empat jenis produk yaitu Run System yang merupakan ERP software, Run Market yaitu enterprise internediary platform, Run iProbe (HR enterprise solution system) dan iKas yaitu point of sales platform.

Baca Juga : Cuan! Laba Induk Usaha Indomaret Meroket 760% di Kuartal II/2021

Menurutnya, dana hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi saham, sebagian besar atau sekitar 74% akan digunakan untuk modal kerja diantaranya yaitu untuk pembiayaan proyek baru, biaya overhead dan operasional. Sedangkan 11% akan digunakan untuk market acquisition and expansion, dan 10% akan digunakan untuk riset dan pengembangan.

“Sisanya sekitar 5% akan digunakan untuk belanja modal perseroan yang meliputi alat kerja dan prasarana diantaranya adalah komputer, server, router server, switchhub manageable, server rak 20U, firewall Fortinet, dan kendaraan operasional,” jelas Sony.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Modus Penipuan Berkedok Investasi Pasar Modal
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Rekomendasi
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved