Berbicara di Belt and Road Summit 2021, Hary Tanoesoedibjo: Indonesia Agresif dalam Inisiatif Digital

Jum'at, 03 September 2021 - 08:21 WIB
loading...
Berbicara di Belt and...
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo saat menjadi pembicara dalam forum Belt and Road Summit 2021: Connecting the Belt and Road through Cultural and Business Collaboration. Foto/MNC Media
A A A
JAKARTA - Indonesia memiliki peluang yang sangat besar untuk menjadi negara tujuan investasi , mitra perdagangan, dan mitra ekonomi.

Baca Juga: Hary Tanoesoedibjo: Indonesia Akan Besar kalau Daerah Tangguh

Hal tersebut disampaikan oleh Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo saat menjadi pembicara dalam forum Belt and Road Summit 2021: "Connecting the Belt and Road through Cultural and Business Collaboration".

Hary memaparkan potensi Indonesia di kawasan Asia Pasifik, dan dunia. "Banyak peluang yang bisa ditingkatkan dengan Indonesia, karena ukuran ekonomi dan jumlah populasinya," kata Hary, Kamis (2/9/2021).

Hary mengatakan dalam 20 mendatang, ekonomi Indonesia akan menjadi yang terbesar keempat di dunia. Jumlah penduduk Indonesia saat ini terbesar keempat di dunia, dengan mayoritas berusia produktif.

Baca Juga: Neraca Perdagangan Kembali Surplus Tunjukkan Penguatan Fundamental Ekonomi

"63%-65% populasi berusia di bawah 40 tahun, dan mereka sangat dinamis. Sangat mudah beradaptasi dengan hal baru," kata Hary. Hal tersebut, lanjutnya, membuat Indonesia saat ini sangat agresif dalam inisiatif-inisiatif baru di bidang digital.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Buka MNC Forum ke-82,...
Buka MNC Forum ke-82, HT Ungkap Peran Strategis Pasar Modal bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Ide Purbaya Pajaki Kapal...
Ide Purbaya Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka, Mirip Hormuz
AS Blokade Total Selat...
AS Blokade Total Selat Hormuz, Perdagangan Iran via Laut Diklaim Lumpuh 36 Jam
BRICS Makin Solid, Perdagangan...
BRICS Makin Solid, Perdagangan China-India Cetak Rekor Rp2.623 Triliun
PGN Masuk Jajaran 500...
PGN Masuk Jajaran 500 Perusahaan Asia Pasifik Terbaik versi Majalah TIME
Pakar Militer Ini Sebut...
Pakar Militer Ini Sebut AS Tak Sadari Gelombang Kejut Besar di Asia
Meski Fokus Perang Iran,...
Meski Fokus Perang Iran, AS Tak Akan Berpaling dari Asia Pasifik
Ikut Rayakan Iduladha...
Ikut Rayakan Iduladha Bareng Warga, HT Tegaskan Partai Perindo Hadir Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat
Rekomendasi
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Berita Terkini
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved