Rumah Subsidi Besutan Winland Tetap Diburu di Tengah Pandemi
Jum'at, 03 September 2021 - 20:51 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Candra--sapaan akrabnya--animo masyarakat yang cukup tinggi pada acara tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan rumah bagi MBR tidak terganggu oleh kondisi pandemi covid-19. Hal itu wajar, mengingat angka kesenjangan antara supply dan demand (backlog) rumah di Indonesia hingga saat ini masih terbilang besar, sekitar 11,7 juta unit per tahun 2020.
Selain itu, berbagai macam stimulus pemerintah seperti kebijakan penghapusan Pajak Pertambahan Niliai (PPN) 10%, program subsidi, dan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang cukup rendah juga turut menggairahkan pasar. Tak pelak bila trend positif pada segmen perumahan FLPP saat ini mampu memacu semangat para develover untuk terus berkarya.
“Hanya saja mendapatkan tantangan baru, karena saat ini calon pembeli lebih selektif dan berhati-hati dalam memilih hunian subsidi di bawah Rp200 juta,” imbuhnya.
Gardenia Cileungsi merupakan kawasan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang mendapatkan subsidi dari pemerintah melalui Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Saat ini Gardenia Cilengsi 2 sudah masuk dalam tahap pematangan lahan mencapai 95%.
Selanjutnya, akan segera dibangun infrastruktur (jalan dan saluran) bersamaan dengan pengerjaan struktur bangunan rumah sebanyak 150 unit secara serentak. Total pengembangan ditargetkan selesai Mei 2022 dan akan dilakukan serah terima unit pada Juli 2022. “Untuk spesifikasi bangunan Gardenia Cileungsi 2 menggunakan dinding batako double wall, kusen kayu, atap baja ringan dan genteng beton flat, dengan lantai kramik,” terang Candra.
Dengan mengusung good and harmonious life, Gardenia 2 Cileungsi memaksimalkan fasilitas penunjang di dalam kawasan taman dan ruang terbuka hijau untuk mewujudkan lingkungan nyaman dan jauh dari polusi udara polusi air serta polusi suara.
Selain itu, berbagai macam stimulus pemerintah seperti kebijakan penghapusan Pajak Pertambahan Niliai (PPN) 10%, program subsidi, dan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang cukup rendah juga turut menggairahkan pasar. Tak pelak bila trend positif pada segmen perumahan FLPP saat ini mampu memacu semangat para develover untuk terus berkarya.
“Hanya saja mendapatkan tantangan baru, karena saat ini calon pembeli lebih selektif dan berhati-hati dalam memilih hunian subsidi di bawah Rp200 juta,” imbuhnya.
Gardenia Cileungsi merupakan kawasan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang mendapatkan subsidi dari pemerintah melalui Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Saat ini Gardenia Cilengsi 2 sudah masuk dalam tahap pematangan lahan mencapai 95%.
Selanjutnya, akan segera dibangun infrastruktur (jalan dan saluran) bersamaan dengan pengerjaan struktur bangunan rumah sebanyak 150 unit secara serentak. Total pengembangan ditargetkan selesai Mei 2022 dan akan dilakukan serah terima unit pada Juli 2022. “Untuk spesifikasi bangunan Gardenia Cileungsi 2 menggunakan dinding batako double wall, kusen kayu, atap baja ringan dan genteng beton flat, dengan lantai kramik,” terang Candra.
Dengan mengusung good and harmonious life, Gardenia 2 Cileungsi memaksimalkan fasilitas penunjang di dalam kawasan taman dan ruang terbuka hijau untuk mewujudkan lingkungan nyaman dan jauh dari polusi udara polusi air serta polusi suara.
Lihat Juga :