Dapat Rumah di PIK2, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu: Suka Konsepnya
Selasa, 07 September 2021 - 16:57 WIB
loading...
Tampak rumah 6x15 m di PIK2 yang dihadiahkan bagi Greysia Polii dan Apriyani Rahayu. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Atlet bulu tangkis Greysia Polii dan Apriyani Rahayu yang memenangi medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 lalu memperoleh beragam apresiasi dari berbagai kalangan. Diantaranya, hadiah rumah di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 yang dikembangkan Agung Sedayu Group dan Salim Group.
Dalam siaran pers yang diterima, Selasa (7/9/2021), dalam kunjungannya ke PIK2, baik Greysia maupun Apriyani mencetuskan apresiasinya atas konsep rumah masa depan mereka tersebut. Greysia mengaku menyukai konsep tepi laut yang diterapkan di PIK2. Sedangkan Apriyani sangat menyukai danau-danau yang ada di PIK2.
Baca Juga: Jadi Brand Ambassador Produk Kecantikan, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Ajak Perempuan Indonesia untuk Bersinar
PIK2 memang mengedepankan konsep waterfront city atau konsep pengembangan daerah tepian air, baik itu tepi pantai, sungai, ataupun danau. Penerapan konsep pengelolaan air ini tidak terlepas dari konsep polder system yang diterapkan di PIK2 sebagai rencana pencegahan banjir.
Polder system adalah sistem yang menggabungkan tanggul, danau, dan pompa. Secara sederhana, sistem ini bisa diibaratkan seperti ember, dimana dinding tanggul yang mengelilingi kawasan diibaratkan sebagai bibir ember, dan air laut berada di luar ember. Jika permukaan air laut meningkat, akan diatasi dengan dinding tanggul. Cukup meninggikan dinding tanggul, untuk melindungi kawasan. Sementara, jika muka air di dalam kawasan yang meningkat saat hujan turun, kelebihan air akan disalurkan ke dalam danau-danau yang ada di dalam kawasan, dan kemudian dipompa ke laut.
Dalam siaran pers yang diterima, Selasa (7/9/2021), dalam kunjungannya ke PIK2, baik Greysia maupun Apriyani mencetuskan apresiasinya atas konsep rumah masa depan mereka tersebut. Greysia mengaku menyukai konsep tepi laut yang diterapkan di PIK2. Sedangkan Apriyani sangat menyukai danau-danau yang ada di PIK2.
Baca Juga: Jadi Brand Ambassador Produk Kecantikan, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Ajak Perempuan Indonesia untuk Bersinar
PIK2 memang mengedepankan konsep waterfront city atau konsep pengembangan daerah tepian air, baik itu tepi pantai, sungai, ataupun danau. Penerapan konsep pengelolaan air ini tidak terlepas dari konsep polder system yang diterapkan di PIK2 sebagai rencana pencegahan banjir.
Polder system adalah sistem yang menggabungkan tanggul, danau, dan pompa. Secara sederhana, sistem ini bisa diibaratkan seperti ember, dimana dinding tanggul yang mengelilingi kawasan diibaratkan sebagai bibir ember, dan air laut berada di luar ember. Jika permukaan air laut meningkat, akan diatasi dengan dinding tanggul. Cukup meninggikan dinding tanggul, untuk melindungi kawasan. Sementara, jika muka air di dalam kawasan yang meningkat saat hujan turun, kelebihan air akan disalurkan ke dalam danau-danau yang ada di dalam kawasan, dan kemudian dipompa ke laut.
Lihat Juga :